3 Penyebab Busuk Batang pada Kubis dan Cara Mencegahnya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam budidaya kubis, akan mungkin ditemukan penyebab busuk batang pada kubis. Dalam upaya mengatasi masalah hama/penyakit tanaman kubis ini, umumnya dapat dilakukan pengendalian secara kimiawi dan umumnya digunakan secara insentif.
Mengutip dari situs hortikultura.pertanian.go.id, tanaman kubis adalah jenis sayuran yang berasal dari wilayah sub tropis yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Meskipun jenis sayuran dataran tinggi kubis sejak awal tahun 70-an kubis juga ditanam di beberapa daerah dataran rendah dan dapat beradaptasi dengan baik, serta cocok untuk dikembangkan di dataran rendah dan dataran medium.
3 Penyebab Busuk Batang pada Kubis dan Cara Mencegahnya
Busuk akar merupakan penyakit umum dan merusak yang dapat menyerang tanaman kubis. Mengutip dari situs krishisevakendra.in, inilah beberapa penyebab busuk batang pada kubis:
1. Organisme Rhizoctonia Solani dan Jamur
Organisme Rhizoctonia Solani dapat menjadi penyebab busuk batang. Tak hanya itu, penyakit ini juga disebabkan oleh beberapa jamur berbeda yang hidup di tanah dan menyerang akar tanaman.
Jamur ini merusak akar, sehingga tanaman sulit menyerap air dan nutrisi. Akibatnya, tanaman layu, kerdil, dan akhirnya mati. Tingkat kerusakan akar berdampak signifikan terhadap hasil panen.
Diagnosis dan intervensi dini dapat meminimalkan kerugian, sementara infeksi yang meluas dengan kerusakan akar yang parah dapat menyebabkan penurunan hasil panen yang signifikan.
2. Suhu
Faktor penyebab penyakit busuk batang ini juga bisa dari suhu. Meskipun kisaran suhu optimal untuk jamur busuk akar bervariasi tergantung pada spesiesnya.
Banyak yang lebih menyukai suhu yang lebih dingin, biasanya di bawah 24°C (75°F). Inilah sebabnya mengapa busuk akar seringkali lebih umum terjadi pada awal musim semi dan akhir musim gugur.
3. Kelembaban
Kelembaban juga menjadi salah satu faktor penyebabnya. Sebab, sebagian besar jamur busuk akar tumbuh subur dalam kondisi lembab.
Penyiraman yang berlebihan, drainase yang buruk, dan curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan tingginya tingkat kelembaban tanah.
Untuk pengendaliannya dapat menggunakan tembaga oksiklorida 50% wp dosisnya 2 gram/liter, karbendazim 12% + Mankozeb 63% WP dosisnya 300-400 gram per hektar, dan Azoksistrobin 11,00% Tebukonazol 18,30% SC dosisnya 300 ml/ hektar.
Demikianlah beberapa penyebab busuk batang pada kubis dan cara mencegahnya. Tanaman kubis yang mengalami gejala busuk batang, biasanya akan lebih kecil daripada tanaman yang sehat. (IF)
Baca juga: Bercak Daun Alternaria pada Kubis: Penyebab dan Cara Mengatasinya
