Konten dari Pengguna

3 Penyebab Daging Sapi Berwarna Pucat serta Cara Mengatasinya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyebab Daging Sapi Berwarna Pucat. Pexels/zhugewala
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Daging Sapi Berwarna Pucat. Pexels/zhugewala

Penyebab daging sapi berwarna pucat sering menjadi perhatian dalam industri pangan karena berhubungan langsung dengan kualitas, kesegaran, dan keamanan konsumsi.

Warna pucat pada daging sapi tidak hanya memengaruhi tampilan, tetapi juga menandakan perubahan kimiawi yang terjadi dalam otot hewan.

Penyebab Daging Sapi Berwarna Pucat

Ilustrasi Penyebab Daging Sapi Berwarna Pucat. Pexels/Gabriela Cheloni

Dikutip dari buku Kimia Pangan dan Gizi, Winarno, 2004:66, dijelaskan bahwa perubahan warna ini berhubungan erat dengan kadar air, pH otot, serta kandungan pigmen mioglobin.

Ketika unsur-unsur ini tidak seimbang, daging cenderung kehilangan warna merah segarnya dan tampak pucat.

Berikut ini adalah tiga penyebab daging sapi berwarna pucat yang paling umum ditemukan beserta langkah penanganannya.

1. Penurunan pH Secara Cepat Akibat Stres

Penyebab daging sapi berwarna pucat yang pertama adalah stres yang dialami hewan sebelum disembelih.

Ketika sapi mengalami stres, cadangan glikogen dalam otot menurun drastis, menyebabkan penurunan pH secara cepat setelah pemotongan.

Dampaknya, protein menggumpal dan air mudah keluar dari jaringan otot, menghasilkan tekstur lembek dan warna pucat.

2. Proses Penyimpanan yang Tidak Tepat

Penyimpanan daging pada suhu tinggi atau dalam kondisi terbuka bisa mempercepat oksidasi mioglobin, sehingga warna merah cerah berubah menjadi pucat atau keabu-abuan.

Daging sapi memerlukan suhu penyimpanan rendah, yaitu sekitar 0–4°C agar tetap segar.

Penting untuk pengemasan yang kedap udara untuk mencegah kontak langsung dengan oksigen.

3. Kondisi Fisiologis dan Nutrisi Ternak

Ternak yang mengalami kekurangan zat besi, menderita anemia, atau diberi pakan tidak seimbang bisa menghasilkan daging dengan warna pucat. Masalah ini tidak hanya mengurangi daya tarik daging secara visual, tetapi juga dapat memengaruhi kandungan gizi.

Pencegahan dilakukan dengan menjaga asupan nutrisi yang memadai selama masa pemeliharaan ternak.

Memahami penyebab daging sapi berwarna pucat sangat penting dalam menjamin kualitas produk hewani yang dikonsumsi.

Warna pucat pada daging erat kaitannya dengan stres sebelum penyembelihan, penanganan pascapanen yang kurang tepat, serta faktor nutrisi hewan.

Penanganan menyeluruh sejak fase pra hingga pasca pemotongan akan membantu menjaga kualitas warna, tekstur, dan kandungan gizi daging sapi. (Phonna)

Baca Juga: 4 Ciri Cilok Sudah Matang yang Harus Diketahui sebelum Disajikan