3 Penyebab Tanaman Oyong Tidak Berbuah dan Cara Mengatasinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tak banyak yang tahu apa saja penyebab tanaman oyong tidak berbuah. Tanaman oyong atau gambas merupakan salah satu tanaman yang biasa dikonsumsi sebagai bahan masakan. Oyong merupakan tanaman yang termasuk dalam kategori labu-labuan.
Mengutip repository.unmuhjember.ac.id, oyong mengandung beberapa senyawa kimia yang baik bagi kesehatan, seperti: saponin triterpen, luffein, citrulline, dan cucurbitacin membuat tanaman ini banyak dikonsumsi.
Selain itu, tanaman ini juga mudah tumbuh dan mudah beradaptasi dengan baik di Indonesia, sehingga banyak petani yang membudidayakannya. Namun, meskipun mudah tumbuh, tak jarang para petani menemukan kendala pada pertumbuhan tanaman oyong.
Penyebab Tanaman Oyong Tidak Berbuah
Sebagian petani kadang tidak menyadari penyebab tanaman oyong tidak berbuah. Pada umumnya tanaman oyong yang tak berbuah disebabkan oleh beberapa faktor, yakni:
Kurangnya air dan nutrisi yang diserap.
Serangan hama.
Cuaca yang buruk.
Berikut adalah berbagai cara mengatasinya agar tanaman oyong bisa berbuah lebat.
1. Penyiraman
Tanaman oyong atau gambas membutuhkan asupan air yang cukup tinggi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.
Jika air yang diserap tanaman oyong tidak cukup, maka tanaman oyong bisa rontok dan akhirnya tak berbuah, atau bahkan mati. Oleh karena itu, sangat perlu diperhatikan intensitas drainase untuk penyiraman tanaman oyong.
2. Pemberian Pupuk
Agar tanaman oyong bisa tumbuh dengan optimal, maka membutuhkan asupan pupuk. Jenis pupuk yang bisa digunakan adalah NPK, ZA, TSP, dan KCI.
3. Pengendalian Hama dan Penyakit
Pada tahap ini, kegiatan yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan pestisida sesuai dengan jenis penyakit yang hinggap di tanaman oyong tersebut.
Itulah alasan atau penyebab tanaman oyong tidak berbuah yang perlu diperhatikan dengan seksama. Untuk mengatasi hal-hal tersebut, para petani bisa lebih memperhatikan tumbuh kembang tanaman oyong dengan lebih teliti.
Alangkah baiknya jika sebelum menanam oyong atau gambas, sebaiknya membekali diri dengan ilmu dasar terkait pertumbuhan dan perawatan tanaman tersebut untuk mengurangi risiko gagal panen. (BrenNs)
Baca Juga: 3 Penyebab Hama Sundep pada Tanaman Padi yang Patut Dihindari
