3 Perbedaan Marinasi Basah dan Kering dan Tips Melakukannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi yang baru pertama belajar memasak biasanya tidak tahu dengan istilah marinasi dan apa perbedaan marinasi basah dan kering. Keduanya memiliki bahan yang terkadang sama tetapi dengan cara atau tips yang sedikit berbeda.
Perlu diketahui tujuan dari marinasi adalah untuk menambah rasa, dalam beberapa kasus juga dapat melunakkan daging, ayam, dan ikan.
Tidak semua bumbu rendaman harus mengandung bahan cair, beberapa hanya terdiri dari bahan kering, seperti lada dan rempah lainnya. Campuran ini sering disebut sebagai marinasi kering.
Perbedaan Marinasi Basah dan Kering
Mengutip buku Gizi Kuliner: Makanan Sehat dan Halal, Sukfitrianty Syahrir, (2024:52), bumbu marinasi adalah bumbu yang digunakan untuk merendam daging atau bahan makanan lainnya sebelum dimasak. Lalu, apa perbedaan marinasi basah dan kering? Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Bahan yang Dipakai
Jika marinasi basah menggunakan bumbu-bumbu cair seperti jeruk nipis, yogurt, atau rempah-rempah yang ditambahkan air, maka marinasi kering menggunakan bumbu-bumbu dalam bentuk kering atau bubuk. Misalnya lada, garam, dan rempah-rempah tanpa tambahan air.
2. Efek pada Makanan
Marinasi basah memberikan efek daging yang lembut dan memberikan rasa yang lebih menyerap ke dalam, sedangkan marinasi kering bertujuan untuk menciptakan lapisan luar atau kulit yang renyah saat dimasak atau rasanya lebih intens di permukaannya.
3. Lama Waktu Marinasi
Marinasi basah memerlukan waktu yang lebih lama yakni sekitar dua hingga dua puluh empat jam, apalagi jika tujuannya untuk melembutkan daging. Sedangkan marinasi kering lebih singkat biasanya hanya lima belas hingga satu jam saja.
3 Tips Marinasi yang Baik
Setelah mengetahui perbedaan marinasi basah dan kering, selanjutnya ada beberapa tips yang perlu diketahui agar marinasi semakin sempurna hasilnya. Tips-tipsnya antara lain:
1. Jangan Gunakan Terlalu Banyak Garam
Perlu diketahui biasanya garam akan menyerap air dari daging atau ikan sehingga teksturnya menjadi kering dan mencegah rasa meresap. Garam dapat ditambahkan kemudian, setelah dimasak sesuai selera.
2. Perhatikan Suhu dan Balik Daging
Jangan lupa balikkan daging beberapa kali selama proses marinasi untuk memastikan semua permukaan bersentuhan secara merata dan rasa yang dihasilkan maksimal. Usahakan selalu rendam dalam lemari es.
Merendam dalam suhu ruangan dapat menyebabkan bakteri berbahaya tumbuh dan menyebabkan penyakit bawaan makanan.
3. Menggunakan Bumbu Asam untuk Melunakkan
Pastikan juga bumbu rendaman mengandung komponen asam untuk melunakkan daging dan membantu rasa meresap lebih dalam. Bahan asam dapat meliputi, cuka, jeruk, atau yogurt.
Sebagai aturan umum, semakin lama makanan direndam, semakin nikmat rasanya. Namun, waktu perendaman yang ideal biasanya bergantung pada apa yang direndam, ukuran bahan, dan jenis bumbu yang digunakan. (NOV)
Baca juga: Bahan Pengganti Cuka yang Tetap Memberi Rasa Asam Sempurna
