Konten dari Pengguna

4 Ciri-ciri Kucing Terkena Virus dan Cara Mengatasinya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri kucing terkena virus. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri kucing terkena virus. Foto: Pixabay

Ciri-ciri kucing terkena virus dapat dilihat dari perubahan fisik maupun perilakunya. Pemilik tentu harus memahaminya. Memelihara kucing tampaknya mudah, tetapi kenyataannya memerlukan usaha ekstra dan ketelatenan sehingga kesehatan kucing terjaga dengan baik.

Ciri-ciri Kucing Terkena Virus beserta Cara Mengatasinya

Ilustrasi ciri-ciri kucing terkena virus. Foto: Pixabay

Ciri-ciri kucing terkena virus bisa dilihat dari perilakunya yang tampak lemah dan lesu. Dikutip dari buku Hidup Sehat Bersama Kucing Kesayangan oleh Nurheti Yuliarti, kesehatan kucing sangat penting untuk dijaga. Caranya dengan memastikan kebersihan tubuh, kandang, serta lingkungan sekitar.

Akan tetapi, bila suatu masa kucing terkena virus, harus dipastikan terlebih dahulu jenis virusnya dengan membawa hewan peliharaan tersebut ke dokter. Berikut beberapa ciri-ciri kucing terkena virus yang patut diwaspadai.

1. Kelelahan

Kucing yang tampak kelelahan menjadi pertanda bahwa ada virus yang masuk ke dalam tubuhnya. Kucing yang terjangkit virus hampir semuanya menunjukkan gejala kelelahan atau tampak lesu.

Beberapa penyakit kucing yang menunjukkan tanda ini terjadi akibat feline Immunodeficiency virus atau FIV yang membuat kekebalan kucing menjadi lemah hingga feline herpes yang sulit disembuhkan.

2. Muntah Terus Menerus

Selanjutnya apabila kucing muntah terus menerus bisa jadi ia terjangkit virus berbahaya seperti panleukopenia. Ciri lain dari kucing yang terkena virus ini antara lain adalah diare, penurunan bobot tubuh, bulunya yang tampak tidak terawat, dehidrasi, juga kelelahan.

3. Mata atau Hidung Berair

Mata dan hidung berair pun bisa menjadi pertanda kucing sedang kurang fit. Hewan peliharaan dengan ciri ini umumnya mengidap penyakit akibat virus feline calicivirus (FCV) yang juga diikuti penyumbatan hidung serta air liur berlebih atau bisa juga terkena feline herpes.

4. Diare

Diare yang tejadi terus menerus merupakan ciri kucing terkena feline panleukopenia (FPV) yang sangat mudah menular. Virus ini pun menyerang saluran cerna, jaringan limpa, dan mengakibatkan penurunan sel darah putih. Selain itu ada feline immunodeficiency virus atau FIV yang bukan hanya ditandai dengan diare melainkan juga kerontokan bulu serta rambut.

Ciri-ciri kucing terkena virus sebetulnya tidak sulit diketahui. Terlebih bagi pemilik hewan peliharaan yang melakukan interaksi dengan kucing setiap harinya. Tentu mudah melihat tanda-tanda tersebut. Apabila menemukan beberapa ciri di atas dan melihat perilaku kucing yang aneh atau tidak seperti biasanya, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dan perawatan terbaik. (DN)