Konten dari Pengguna

4 Jenis Bunglon Peliharaan yang Aman Dipelihara di Rumah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis Bunglon Peliharaan yang Aman Dipelihara. Sumber foto: unsplash.com/Pierre Bamin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis Bunglon Peliharaan yang Aman Dipelihara. Sumber foto: unsplash.com/Pierre Bamin

Bunglon adalah hewan reptil yang memiliki kemampuan unik untuk mengubah warna tubuh sesuai dengan lingkungan sekitarnya. Di pasaran ada beberapa jenis bunglon peliharaan yang aman dipelihara.

Tidak dapat dipungkiri bahwa bunglon sebenarnya termasuk hewan yang buas dan tidak mudah untuk dijinakkan.

Jenis Bunglon Peliharaan yang Aman Dipelihara

Ilustrasi Jenis Bunglon Peliharaan yang Aman Dipelihara. Sumber foto: unsplash.com/Pierre Bamin

Dikutip dari buku Ensiklopedia Mini Hewan karya John Farndon, (2003) bunglon adalah kadal yang bisa mengubah warna kulitnya. Mereka melakukan hal tersebut ketika merasa marah atau takut karena ada predator atau sesuatu yang mengancamnya.

Bunglon juga memiliki lidah panjang dan lengket yang digunakan untuk menangkap mangsa. Bunglon termasuk hewan eksotis yang banyak diminati oleh pecinta reptil. Namun, tidak semua jenis bunglon cocok untuk dipelihara di rumah.

Ada beberapa jenis bunglon peliharaan yang aman dipelihara di rumah, di antaranya:

1. Bunglon Yaman

Bunglon yaman (Chamaeleo calyptratus) adalah jenis bunglon yang berasal dari Yaman dan Arab Saudi. Bunglon yaman memiliki kepala yang besar dan bertudung, serta warna tubuh yang bervariasi, mulai dari kuning, hijau, hingga coklat.

Bunglon yaman termasuk jenis bunglon yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan cocok untuk pemula. Bunglon yaman dapat hidup 6-8 tahun dengan perawatan yang sesuai.

2. Bunglon Senegal

Bunglon senegal (Chamaeleo senegalensis) adalah jenis bunglon kecil yang memiliki ukuran sekitar 15-20 cm saja. Bunglon senegal berasal dari Afrika Barat, seperti Senegal, Mali, Nigeria, dan Kamerun.

Bunglon senegal hidup di daerah sabana kering yang terkena sinar matahari sepanjang waktu. Oleh karena itu, bunglon senegal membutuhkan lingkungan kandang yang sesuai dengan habitat aslinya.

Bunglon senegal sulit beradaptasi dengan lingkungan baru dan membutuhkan perawatan yang lebih teliti. Warna bunglon senegal bervariasi, mulai dari hijau, biru, hingga abu-abu.

3. Bunglon Jackson

Bunglon jackson (Chamaeleo jacksonii) adalah jenis bunglon yang berasal dari Kenya dan Tanzania. Bunglon jackson memiliki tiga tanduk yang menonjol di kepala, sehingga disebut juga sebagai bunglon bertanduk.

Bunglon jackson memiliki warna tubuh yang hijau dengan bintik-bintik hitam atau coklat. Bunglon jackson termasuk jenis bunglon yang cukup mudah dirawat dan cocok untuk pemula. Bunglon jackson dapat hidup 5-10 tahun dengan perawatan yang sesuai.

4. Bunglon Fischer

Bunglon fischer (Kinyongia fischeri) adalah jenis bunglon yang berasal dari Kenya dan Tanzania. Bunglon fischer memiliki warna tubuh yang hijau dengan garis-garis kuning atau oranye.

Bunglon fischer juga memiliki tanduk di atas hidung dan di belakang mata. Bunglon fischer termasuk jenis bunglon yang cukup mudah dirawat dan cocok untuk pemula. Bunglon fischer dapat hidup 5-7 tahun dengan perawatan yang sesuai.

Baca juga: 8 Cara Memandikan Kucing Galak yang Mudah dan Aman

Itulah beberapa jenis bunglon peliharaan yang aman dipelihara di rumah. Dengan perawatan yang tepat, bunglon akan hidup cukup lama. (WWN)