4 Jenis Kutu Kucing dan Cara Membersihkannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kucing ternyata bisa mengalami masalah perkutuan, loh. Banyak jenis kutu kucing yang dapat mengganggu kesehatan anabulmu. Kutu termasuk jenis parasit yang hidup pada tubuh hewan lain. Kutu pada kucing bisa ditemukan di beberapa bagian tubuh, seperti kaki, daun telinga, serta leher. Namun dalam kasus yang lebih parah, kutu kucing bisa ditemukan pada seluruh tubuhnya. Menurut Nurajizah dan Saputra dalam Jurnal Pilar Nusa Mandiri, gatal yang ditimbulkan dari kutu kucing bisa menyebabkan anabul menggaruk dengan keras untuk mengurangi rasa gatalnya. Hal ini menyebabkan munculnya luka pada tubuh kucing. Kamu tentu tidak ingin anabulmu terluka karena adanya kutu kucing, bukan? Langsung saja, yuk, simak penjelasan tentang jenis kutu kucing dan cara membersihkannya.
Jenis Kutu Kucing
Terdapat 4 jenis kutu kucing yang biasa hinggap pada tubuh kucing. Berikut ini adalah penjelasannya.
1. Pinjal
Pinjal atau fleas merupakan jenis kutu kucing yang pergerakannya sangat gesit, sehingga mudah bersembunyi di dalam bulu-bulu tebal anabul. Jenis parasit satu ini memiliki warna tubuh cokelat kemerahan dengan bentuk pipih vertikal. Pinjal suka mengisap darah pada kulit kucing yang menimbulkan bentol dan gatal-gatal. Dalam kasus lain, pinjal bahkan dapat menyebabkan kerontokan atau penularan penyakit pada manusia dan kucing. Pinjal yang terus mengisap darah kucing bisa menyebabkan anabul kehilangan banyak darah dan terserang anemia hingga penyakit menular.
2. Kutu Rambut
Kutu rambut atau lice merupakan jenis serangga yang hidup pada tubuh inangnya, seperti kucing. Kutu rambut biasanya ditemukan pada kucing yang usianya sudah tua karena kurangnya perawatan diri. Kutu rambut berkembang biak dengan sangat cepat. Sekali bertelur, mereka mampu menghasilkan 60 butir. Warna telur kutu umumnya putih dan kamu pasti langsung mengenalinya. Jenis kutu kucing ini bisa menyebabkan rasa gatal, Mudah mengantuk, hingga menimbulkan kerontokan pada rambut.
3. Caplak
Caplak merupakan jenis kutu kucing yang merayap. Sebagaimana kutu lain, jenis ini jga suka mengisap darah. Kucing liar akan lebih mudah terkena caplak. Caplak memiliki tubuh yang cukup besar, sehingga terasa seperti benjolan. Caplak biasanya meratap pada leher, kepala, telinga, serta kaki. Caplak menjadi penyebab penyakit rocky mountain spotted fever, Lyme, dan ehrlichiosis.
4. Tungau Telinga
Jenis kutu kucing ini cepat menular dan menyerang bagian telinga dan kulit. Tungau memiliki bentuk tubuh mungil yang mirip seperti bintik-bintik putih. Tungau telinga memicu terjadinya infeksi telinga dan kulit, infeksi telinga cukup parah, kerontokan bulu kucing, serta kotoran yang keluar berwarna gelap.
Cara Membersihkan
Kutu kucing yang tidak kunjung dibersihkan dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit serta kerontokan rambut. Apabila kamu tidak ingin anabulmu jatuh sakit, ada beberapa cara untuk membersihkan kutu kucing, yaitu sebagai berikut.
Rajin menyikat bulu kucing yang terserang kutu.
Memandikan kucing secara rutin.
Menggunakan obat antiparasit yang diresepkan oleh dokter hewan.
Nah itulah penjelasan lengkap seputar jenis kutu kucing dan cara membersihkannya. Agar anabulmu terjaga dari kutu kucing, sebaiknya kamu selalu jaga kebersihannya, ya. (ENF)
