Konten dari Pengguna

4 Jenis Tanah untuk Cabai agar Tumbuh Subur

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis tanah untuk cabai, Foto: Pixabay/Vien_beos
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis tanah untuk cabai, Foto: Pixabay/Vien_beos

Jenis tanah untuk cabai agar tumbuh subur tentunya memiliki tekstur atau karakteristik yang tertentu. Tanah yang cocok bagi cabai akan membuat umur cabai menjadi lebih panjang dan tumbuh dengan baik.

Tanaman cabai lebih baik apabila ditanam pada daerah datar dengan derajat lereng kurang dari tiga persen dan kedalaman yang efektif bagi tanaman cabai ialah sekitar 50 cm.

Jenis Tanah untuk Cabai yang Tepat

Ilustrasi jenis tanah untuk cabai, Foto: Pixabay/Peggychoucair

Dikutip dari laman pertanian.ngawikab.go.id, terdapat empat jenis tanah untuk cabai agar tumbuh subur.

1. Tanah Mediteran

Tanah mediterania merupakan jenis tanah yang memiliki kandungan liat yang lebih tinggi.

Tanah jenis ini dapat dijumpai di dataran rendah hingga ketinggian 400 mdpl dan daerah yang memiliki curah hujan sekitar 800-2500 mm per tahun.

Cabai yang ditanam menggunakan tanah ini harus diberikan saluran drainase yang baik.

2. Tanah Grumosol

Tanah jenis ini memiliki kandungan fraksi liat yang halus kurang lebih sekitar 30 persen. Kandungan karbon organik pada tanah ini cukup rendah hanya sekitar satu persen.

Tanaman cabai yang menggunakan tanah grumosol biasanya akan tumbuh dengan baik. Hal ini dikarenakan karena tanaman cabai memiliki kebutuhan hara yang terpenuhi dari tanah grumosol.

3. Tanah Alluval

Tanah alluval memiliki bahan dasar endapan debu atau liat. Biasanya tanah alluval ini dikenal cukup subur untuk digunakan sebagai lahan budidaya cabai.

Tingkat keasaman tanah alluval terbilang cukup masam mendekati netral dan kejenuhan basa yang cukup sedang hingga tinggi.

4. Tanah Dataran Rendah

Cabai merah cocok ditanam dan dibudidayakan di tanah dataran rendah. Tanah dataran rendah ini seperti persawahan atau tegalan dengan ketinggian maksimal 1000 mdpl.

Tanah ini biasanya bertekstur remah atau gembur, subur, da kaya bahan organik dengan pH tanah antara 6-7, bahkan kandungan air pada tanah selalu dilihat untuk kesuburan pada tanaman cabai.

Tanaman cabai yang dibudidayakan di persawahan sebaiknya ditanam pada akhir musim hujan.

Dengan pemilihan musim tanam yang tepat, diharapkan pada saat pertumbuhan tanaman, kandungan air pada sawah tidak berlebihan dan cukup air untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai.

Demikian merupakan jenis tanah untuk cabai agar tumbuh subur. (Sis)

Baca Juga: Cara Panen Radix yang Berada di Dalam Tanah