Konten dari Pengguna

4 Penyebab Ayam Petelur Belum Bertelur

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi ayam petelur sumber foto pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi ayam petelur sumber foto pixabay.com

Penyebab ayam petelur belum bertelur wajib dipahami ketika ingin budidaya ayam petelur yang dijalankan sukses. Apabila sudah ditemukan dapat segera diatasi, sehingga hasil produksi yang diharapkan tercapai dengan mudah.

Mengutip dari buku Sukses Beternak Ayam Ras Petelur karya dari Servatius Johari, penyebab pullet tidak bisa bertelur adalah anggapan yang kurang benar, yang benar adalah penurunan produksi telur.

Lantas apa yang menjadi penyebab ayam petelur belum bertelur? Simak penjelasannya di sini.

Penyebab Ayam Petelur Belum Bertelur

ilustrasi ayam petelur sumber foto pixabay.com

Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi ayam petelur belum bertelur, sebelum memutuskan solusinya, harus dicari penyebabnya terlebih dahulu. Tujuannya agar dapat ditemukan jalan keluar terbaik yang tepat.

Berikut ini adalah penyebab ayam petelur belum bertelur yang dapat dijadikan panduan.

1. Kurang Pencahayaan

Pada umumnya ayam betina membutuhkan waktu paparan cahaya selama 14 jam penuh agar dapat mempertahankan produksi telur. Apabila paparan cahaya ini kurang atau menurun maka akan membuat produksi telur juga turun atau berhenti sama sekali.

2. Nutrisi yang Tidak Tepat

Ayam petelur juga membutuhkan pakan yang tepat dan seimbang agar dapat mempertahankan produksi telurnya dengan maksimal. Apabila nutrisi yang dibutuhkan tidak terpenuhi, sering kali menyebabkan ayam berhenti bertelur.

Selain itu, tingkat energi, protein, atau kalsium yang tidak memadai dapat menyebabkan penurunan produksi. Itulah pentingnya peternak dapat menyediakan ayam petelur dengan akses berkelanjutan ke makanan yang bergizi seimbang, dengan kandungan 16% - 18% protein.

Memiliki cangkang tiram yang tersedia secara bebas setiap saat membantu memastikan cangkang telur yang kuat.

3. Penyakit

Penyebab ayam petelur yang waktunya bertelur tidak bertelur dapat disebabkan oleh penyakit yang menyerang. Penyakit yang mempengaruhi organ dalam ayam dapat mengakibatkan ayam petelur belum bertelur meskipun sudah waktunya.

Ketika tubuh ayam melawan infeksi atau masalah lain, energi yang seharusnya digunakan untuk menghasilkan telur digunakan untuk melawan penyakit. Oleh karena itu perlu dicermati dengan benar apakah ayam yang tidak bertelur tersebut akibat menderita sakit atau bukan.

Ayam yang menderita penyakit dapat ditandai dengan penampilan kusam dan lesu, berganti bulu, pincang, mata dan lubang hidung berair, batuk, dan kematian pada kawanan. Jika banyak yang mengalami tanda-tanda diatas, segera hubungi dokter hewan untuk mengatasinya.

4. Stres

Selain beberapa hal yang telah diuraikan diatas, penyebab lain dari ayam petelur belum bertelur adalah stres. Hal ini dapat disebabkan karena pemindahan, penanganan, perubahan kondisi lingkungan, atau ketakutan akibat anak-anak, anjing, kendaraan atau kebisingan di sekitar kandang.

Demikian pembahasan mengenai penyebab ayam petelur belum bertelur. (FRM)