4 Penyebab Hama Walang Sangit dan Cara Mengendalikannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hama walang sangit adalah salah satu jenis hama yang sering menyerang tanaman pertanian, khususnya padi, jagung, dan kedelai. Untuk mengetahui cara mengendalikannya, petani lebih dahulu mengetahui penyebab hama walang sangit muncul.
Mengutip buku Hama Penyakit Tanaman, Pracaya, (1999: 61), walang sangit dewasa sering kali beterbangan di atas atau di samping orang berjalan, di sawah, atau dikebun. Sedangkan walang sangit muda berwarna hijau menyerupai warna daun padi.
Penyebab Hama Walang Sangit
Jika dibiarkan, hama walang sangit dapat menyebabkan kerusakan serius pada hasil pertanian, baik pada tahap pertumbuhan maupun panen. Berikut adalah penyebab hama walang sangit muncul
1. Tanaman yang Terlalu Padat
Tanaman yang terlalu rapat atau padat memberikan ruang yang sempit bagi aliran udara dan sinar matahari. Kondisi ini memudahkan hama walang sangit untuk berkembang dan bersembunyi di antara dedaunan tanaman.
2. Kelembapan yang Tinggi
Halam walang sangit cenderung berkembang di lingkungan yang memiliki kelembapan tinggi. Kelembapan yang tinggi memberikan kondisi yang ideal bagi perkembangan telur dan larva walang sangit.
3. Cuaca Hangat
Hama walang sangit sering ditemukan di daerah suhu hangat. Suhu ini mendukung perkembangan telur dan berkontribusi pada meningkatnya populasi walang sangit di area tersebut.
4. Lingkungan yang Kotor
Kebun atau sawah yang tidak dirawat dengan baik, seperti tidak dibersihkan dari gulma atau sampah akan memberi tempat perlindungan bagi serangga seperti walang sangit. Oleh sebab itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan area sekitar tanaman.
Cara Pengendalian Hama Walang Sangit
Daun tanaman yang terserang hama walang sangit akan menunjukkan bercak-bercak berwarna kuning atau cokelat. Hama ini dapat dikendalikan secara biologis menggunakan musuh alaminya, seperti jangkrik raphidophora picea serv dan belalang conocephalus.
Walang sangit dapat diberantas dengan menyemprotkan insektisida, rotasi tanaman, dan rutin membersihkan lahan dari tanaman yang dapat menjadi tempat persembunyian walang sangit.
Demikianlah pembahasan mengenai penyebab hama walang sangit dan cara mengendalikannya. Dengan upaya yang tepat, serangan hama walang sangit dapat diatasi dengan efektif. (Nabila)
Baca Juga: 3 Cara Membasmi Kutu Putih pada Daun Mangga saat Musim Hujan
