Konten dari Pengguna

4 Perbedaan Fungsi Pupuk TSP, ZA, dan Urea, Petani Wajib Tahu!

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan fungsi pupuk TSP, ZA, dan Urea, Foto: Pixabay/thophilong
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan fungsi pupuk TSP, ZA, dan Urea, Foto: Pixabay/thophilong

Penggunaan pupuk menjadi salah satu yang banyak digunakan oleh para petani, terutama penggunaan pupuk lainnya. Terdapat perbedaan fungsi pupuk TSP, ZA, dan Urea.

Pupuk TSP, ZA, dan Urea memiliki banyak kandungan bagi pertumbuhan tanaman. Pupuk TSP, ZA, dan Urea juga memiliki kadar zat berbeda yang berguna untuk kesehatan tanaman.

Perbedaan Fungsi Pupuk TSP, ZA, dan Urea

Ilustrasi perbedaan fungsi pupuk TSP, ZA, dan Urea, Foto: Pixabay/schauhi

Mengutip buku Bertanam Tomat, Bernardinus, (2008: 34-40) terdapat 4 perbedaan fungsi pupuk TSP, ZA, dan Urea yang dapat diketahui para petani untuk meningkatkan kesuburan tanaman.

Pupuk TSP

Secara teknis pupuk TSP dikenal sebagai calcium dihydrogen phospate dan dapat digunakan sebagai konsentrasi di bawah permukaan tanah. Berikut fungsi dari pupuk TSP:

  1. Berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan sistem perakaran pada tanaman muda.

  2. Untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap pembekuan serta kekeringan.

  3. Memiliki peran untuk menentukan kualitas produksi sayuran dan buah.

  4. Dapat menghilangkan pengaruh negatif dari pemupukan nitrogen.

Pupuk ZA

Biasanya pupuk ZA digunakan sebagai pupuk dasar maupun pupuk susulan untuk semua jenis tanaman. Berikut fungsi dari pupuk ZA:

  1. Menyediakan unsur hara nitrogen dan belerang yang kandungannya sangat baik bagi tanaman.

  2. Menyediakan unsur belerang yang baik bagi tanaman dan dapat memperbaiki kualitas bagi tanah.

  3. Dapat memperbaiki kandungan nutrisi bagi hasil pertanian dan produktivitas tanaman.

  4. Berfungsi bagi perbaikan klorofil daun.

Pupuk Urea

Pupuk Urea dapat dengan mudah larut dalam air sehingga mempermudah para petani untuk menggunakan pupuk ini udah menyuburkan tanaman. Berikut fungsi dari pupuk Urea:

  1. Membuat tanaman jauh lebih hijau dan subur serta banyak mengandung butir hijau daun atau klorofil.

  2. Berperan sebagai mempercepat pertumbuhan tanaman, sehingga tanaman tersebut dapat lebih cepat tumbuh tinggi dan berkembang.

  3. Berfungsi meningkatkan kadar protein dan manfaatnya berguna bagi semua tanaman.

  4. Berfungsi meningkatkan produksi panen, namun perlu diperhatikan pemberian pupuk Urea tidak sampai berlebihan.

Hal di atas merupakan perbedaan fungsi pupuk TSP, ZA, dan Urea yang dapat digunakan bagi para petani untuk menyuburkan dan sebagai produksi bagi tanaman.

Baca juga: Apakah Pupuk TSP Bisa Dicampur dengan NPK? Ini Aturannya