4 Tanda Kerbau Birahi, Peternak Wajib Tahu

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rupanya terdapat tanda kerbau birahi yang wajib diketahui oleh peternak. Tanda-tanda birahi pada kerbau tersebut biasanya bervariasi antar individu atau per kelompok kerbau.
Namun, tanda-tanda birahi yang paling tampak ialah pada kerbau betina. Kerbau betina yang tidak sedang mengalami kondisi estrus biasanya cenderung tidak mau dinikahi.
Tanda Kerbau Birahi
Dikutip dari situs disnakkeswan.ntbprov.go.id, terdapat empat tanda kerbau birahi yang wajib diketahui peternak dengan mudah.
1. Proestrus
Pada periode proestrus biasanya uterus mengalami peningkatan suplai darah. Bahkan cairan mucus mulai terakumulasi di dalam lumen uterus selama tiga hari sebelum kerbau mengalami ovulasi. Hal ini yang dapat tampak pada kerbau betina yang mengalami birahi.
2. Estrus
Pada kondisi ini sel-sel endometrium akan mengalami penebalan 2,5 kali dari volume normalnya akibat pengaruh dari hormon estrogen pada kerbau betina.
Terdapat folikel yang sudah matang pada bagian ovarium dan akan bertahan selama 12 jam, setelah tanda-tanda perubahan perilaku kerbau saat kerbau tersebut menaiki kerbau betina.
3. Metestrus
Periode ini biasanya terjadi setelah terjadinya ovulasi, dan ovarium pada kerbau betina mulai membentuk Korpus Luteum (CL) yang masih berukuran kecil, tetapi berisi cairan.
Pada kondisi ini kerbau betina mengalami birahi sehingga dapat dikawinkan dengan kerbau jantan.
4. Diestrus
Selama masa diestrus, rupanya uterus berubah menjadi homogenous. Cairan di dalam uterus menjadi sedikit dan bahkan tidak ada sama sekali.
Korpus Luteum akan menjadi lebih besar dan tidak mengandung cairan, sehingga hal ini menandakan berakhirnya satu siklus birahi pada saluran reproduksi kerbau betina.
5. Masa Estrus dan Vulva Kerbau Betina
Pada masa estrus ini, kerbau akan lebih cenderung gelisah dan terlihat menjilati serta mengendus-endus bagian belakang kerbau jantan.
Kadang-kadang juga terdapat tanda-tanda leleran dari vulva yang berupa mucus transparan yang sangat elastis sehingga terlihat menggantung pada vulva.
Pada vulva kerbau betina juga terlihat bengkak dan memerah, bahkan suhu tubuhnya pun mengalami kenaikan.
Demikian merupakan tanda kerbau birahi yang dapat diketahui para peternak. (Sis)
Baca Juga: Cara Menjinakkan Kerbau Liar dan Perawatannya
