5 Cara Belajar Membuat Latte Art bagi Pemula

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Latte art merupakan seni memperindah minuman kopi menggunakan berbagai pola maupun gambar. Bagi pemula yang ingin belajar latte art, bisa ikuti cara belajar membuat latte art.
Membuat latte art bagi pemula bisa dimulai dari bentuk art yang sederhana. Setelah itu, ikuti cara selanjutnya dalam penjelasan di bawah ini!
Cara Belajar Membuat Latte Art
Eagle Oseven dalam buku berjudul Seni Kopi Latte! Panduan Utama Barista untuk Seni Kopi yang Menakjubkan (Termasuk Template!) menjelaskan bahwa saat membuat latte art terlebih dahulu harus menyiapkan peralatannya.
Beberapa alat yang dibutuhkan adalah portafilter, timbangan digital, milk frother, espresso maker, tamper, cangkir, dan pitcher aluminium.
Setelah itu, mulailah belajar membuat latte art dengan memperhatikan cara berikut:
1. Mencari Referensi Art Simpel
Bagi pemula yang akan belajar latte art, sebaiknya cari referensi art yang simpel dan mudah terlebih dahulu. Contoh latte art yang sederhana, mulai dari bentuk daun dan hati. Art simpel ini cukup sederhana, namun membutuhkan ketelitian dan skill.
2. Latihan Menggunakan Kopi Bekas dan Sabun
Setelah mempunyai referensi art yang simpel, selanjutnya praktikkan untuk mengasah kemampuan. Caranya, dengan menggunakan kopi bekas dan sabun untuk membuat latte art di mana sabun dianggap sebagai susu foam.
3. Memanaskan Susu sampai Suhu 55 Derajat Celsius
Setelah merasa cukup bisa membuat latte art menggunakan kopi bekas dan sabun, selanjutnya mulailah membuat latte art yang asli. Caranya, yaitu dengan memanaskan susu pada suhu 55 derajat Celsius.
Susu berguna sebagai buih susu untuk latte atau foam. Proses ini biasanya melalui stretching dua kali. Sementara, dalam pembuatan piccolo dan cappucino, menggunakan buih susu setelah tiga kali stretching.
4. Ekstraksi Espresso
Menggunakan biji kopi segar.
Giling kopi.
Gunakan tamper untuk mengompakkan gilingan kopi.
Lakukan ekstraksi selama 25 sampai 30 detik.
Tanda ekstraksi yang berhasil adalah konsistensi espresso yang bentuknya kental dengan warna cokelat kehitaman dan krema tebal. Kalau krema tipis, artinya shot espresso terlalu encer.
5. Memperhatikan Cara Menuangkan Susu
Siapkan shot espresso yang berasal dari susu yang dipanaskan dan ditarik.
Masukkan shot espresso pada cangkir dan ratakan permukaannya.
Pitcher susu posisikan di atas cangkir, kemudian tuangkan susu dari jarak cukup tinggi.
Gerakan pitcher maju mundur untuk membuat garis lebar dan lurus pada bagian tengahnya.
Arahkan pitcher berlawanan dengan garis lurus agar terbentuk garis lengkung menuju pinggiran cangkir.
Lakukan gerakan tersebut pada sisi garis yang kosong sehingga membentuk pattern simetris layaknya huruf M.
Ratakan permukaan menggunakan gerakan halus di permukaan susu, kemudian kopi siap disajikan.
Itulah cara belajar membuat latte art bagi pemula yang mudah dipraktikkan. Semoga membantu! (Ek)
