Konten dari Pengguna

5 Cara Buat Pupuk Kompos dari Kotoran Sapi yang Berkualitas

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ara buat pupuk kompos dari kotoran sapi, Foto: Pixabay/Ylanite
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ara buat pupuk kompos dari kotoran sapi, Foto: Pixabay/Ylanite

Pembuatan pupuk kompos merupakan cara jitu bagi petani untuk memecahkan permasalahan saat harga pupuk kimia semakin melambung tinggi. Terdapat 5 cara buat pupuk kompos dari kotoran sapi yang berkualitas bagi tanaman dan peyuburan tanah.

Pupuk kompos ialah pupuk dari hasil dekomposisi bahan organik yang justru baik untuk digunakan bagi para petani, terutama dari kotoran sapi.

Lantas apabila petani menggunakan pupuk kimia, maka akan tinggi tingkat pencemaran lingkungan jika dilakukan secara terus menerus.

Cara Buat Pupuk Kompos dari Kotoran Sapi

Ilustrasi ara buat pupuk kompos dari kotoran sapi, Foto: Pixabay/juairiaa

Pupuk kompos dari kotoran sapi memiliki kadar serat tinggi yang manfaatnya dapat menghambat penggunaan langsung ke lahan karena akan menekan pertumbuhan tanaman utama.

Mengutip buku Biogas, Pupuk Organik, dan Kompos, Isyaturriyadhah, (2023: 70-71) terdapat 5 cara buat pupuk kompos dari kotoran sapi yang berkualitas.

Siapkan Bahan dan Alat

Siapkan bahan dan alat yang dibutuhkan. Bahan yang diperlukan terdiri dari kotoran sapi 80 persen, kapur 2 persen, fermentor 25 persen, air bersih 25 persen, dan molase secukupnya.

Untuk alat yang dibutuhkan seperti karung, terpal, cangkul, ember, semprotan, sekop, dan sepatu bot.

Mencampurkan Semua Bahan

Campuran bahan secara merata menurut perbandingan yang ada. Kemudian melakukan penyiraman secara merata dan berlapis.Setiap lapisan dengan ketinggian 15 cm dan ditumpuk sampai ketinggian 1 meter.

Lalu semua bahan yang tercampur tersebut ditutup rapat dengan terpal.

Lakukan Pengomposan

Melakukan pengomposan yang prosesnya membutuhkan sekitar 30 hari. Biasanya pada hari 8-21 tersebut suhu kompos akan meningkat sehingga kemudian akan turun kembali seperti semula.

Proses Pengadukan

Setiap 7 hari rutin dilakukan pengadukan untuk membantu proses aerasi.

Lakukan Permanen Kompos

Melakukan permanen kompos saat suhu bahan sudah dingin, warna kotoran sapi berubah menjadi cokelat kehitaman, gembur, dan tidak berbau.

Setelah melakukan proses cara buat pupuk kompos dari kotoran sapi, apabila pupuk kompos tersebut berhasil, maka pupuk ini siap digunakan untuk kepentingan tanaman bagi para petani.

Hal ini biasa dilakukan untuk mengganti dari penggunaan pupuk kimia yang zatnya kurang baik bagi pertumbuhan tanaman. (Siska)

Baca juga: Cara Aplikasi Pupuk Sawi Hijau dengan Benar agar Tumbuh Subur