5 Cara Budi Daya Kopi untuk Pemula agar Berbuah Lebat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara budidaya kopi tidak bisa sembarangan. Terdapat berbagai langkah dan poin penting yang harus diperhatikan.
Dr. Ir. Muhammad Rizwan, MP dalam buku Budidaya Kopi mengatakan bahwa kopi adalah sebuah komoditi pertanian cukup menjanjikan untuk dikembangkan. Karenanya, tuntutan akan kualitas kopi pun semakin meningkat.
Maka dari itu, setiap orang yang ingin membudidayakan kopi harus memahami syarat dan ketentuannya.
5 Cara Budidaya Kopi
Kopi merupakan spesies tanaman dengan famili Ribiaceae dalam genus Cofeea. Seiring berjalannya waktu, banyak petani memutuskan untuk melakukan budidaya pada tanaman ini karena potensi yang dimiliki.
Adapun cara untuk budidaya tanaman kopi adalah sebagai berikut.
1. Pemilihan Jenis Kopi
Sebelum mulai budidaya kopi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih jenis kopi. Terdapat banyak sekali tanaman kopi yang bisa dipilih.
Namun jenis kopi paling terkenal ada 4, yaitu arabika, liberika, robusta, serta excelsa. Pilih salah satu sesuai keinginan dan kondisi yang memungkinkan.
2. Pemilihan Benih Kopi
Langkah kedua adalah memilih benih kopi yang paling tepat. Ada beberapa kriteria dari benih kopi yang bagus, yaitu berasal dari tanaman berkualitas, tidak cacat, memiliki ukuran normal, sudah masak, dan lain sebagainya.
Apabila sudah terpilih benih yang tepat, lakukan pembenihan dengan cara memasukkan buah tersebut ke karung goni. Setelah itu, rendam dengan air hingga basah seluruhnya.
3. Penyemaian Biji
Setelah benih mengalami pembenihan, langkah berikutnya adalah dengan melakukan penyemaian pada biji. Pertama, petani harus menentukan lokasi yang tepat dan membuat bedengan dengan lebar 1 meter.
Kemudian, lubang harus dilapisi dengan pasir halus dan tabura furadan. Biji kopi harus ditanam dengan posisi berbaris pada kedalaman 1,5 cm sampai 1 cm. Tutupi bedengan dengan jerami maupun alang-alang untuk menjaga kelembaban.
4. Pemindahan Bibit ke Lahan
Apabila biji sudah siap, maka pindahkan ke polybag hingga 8 sampai 9 bulan lamanya. Setelah itu, pindahkan bibit ke lahan tanam yang sudah disediakan.
Semakin tinggi lahan tanam maka jarak tanamnya pun semakin renggang. Masukkan biji ke dalam lubang setelah menggali sedikit lubang. Setelah itu, tutup lubang agar tanaman mampu berdiri sempurna.
5. Perawatan Tanaman
Merawat tanaman kopi harus dilakukan dengan beberapa cara, yaitu penyiraman, penyiangan, penyulaman, hingga pemupukan. Proses penyiraman sendiri harus dilakukan dengan rutin, meski tidak setiap hari. Penyiraman dilakukan setiap dua minggu sekali saat kemarau.
Nah, itulah 5 cara budidaya tanaman kopi yang bisa diikuti. Selamat mencoba. (LAU)
