5 Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal yang Menguntungkan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara budidaya ikan nila di kolam terpal sangat mudah dan menguntungkan. Ikan nila atau Oreochromis niloticus adalah jenis ikan air tawar yang asalnya dari Afrika dan mulai dikembangkan di Indonesia tahun 1969.
Ikan nila termasuk salah satu ikan yang perawatannya mudah maka tidak heran banyak orang yang membudidayakan ikan nila. Salah satunya adalah menggunakan terpal. Lalu, bagaimana cara budidayanya? Simak ulasan berikut!
Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal
M. Ghufran H. Kordi K. dalam buku berjudul Budi Daya Ikan Nila di Kolam Terpal: Lebih mudah, lebih murah, lebih untung menjelaskan bahwa budidaya ikan nila di kolam terpal berbeda dengan kolam konvensional. Pada budidaya ikan di kolam terpal, kuantitas serta kualitas air adalah faktor penting.
Inilah cara budidaya ikan nila di kolam terpal dengan mudah:
1. Pemilihan Lokasi
Pilihlah lokasi yang gampang dijangkau dan pengawasannya mudah. Usahakan lokasi berupa tanah lapang yang sedikit pohon atau rerumputan. Lokasi juga harus mendapatkan cukup sinar matahari. Hindari memilih lokasi yang tercemar limbah.
2. Pembuatan Kolam
Kolam terpal bisa dibuat di atas permukaan tanah dan harus mempunyai rangka kuat untuk menahan ikan dan debit air. Ini langkahnya:
Bersihkan tanah sekitar.
Persiapkan bahan pembuatan kolam terpal, mulai dari semen, pasir, rangka baja ringan, batu bata, pipa, serta terpal yang bagus.
Membuat kolam terpal sesuai kebutuhan.
Jika kolam telah kering, lapisi pakai terpal untuk menutup dasarnya.
Lakukan pengisian air untuk mengecek kebocoran. Berikan air kurang lebih 25-30 derajat Celsius dengan pH berkisar 6,5-8.
3. Pemilihan Bibit Ikan Nila
Bibit ikan nila bisa didapatkan lewat peternak atau pasar ikan. Pilih yang ukurannya sekitar 12 cm dan bobot sekitar 30 gram. Bibit yang baik adalah bibit yang tidak cacat, sehat, serta bebas penyakit.
4. Penebaran Bibit Ikan
Ukuran kolam untuk ikan nila sebanyak 1.000 ekor idealnya berukuran 4 x 6 m. Jika kolam hanya 2 x 3 m, maka bisa menampung 500 ekor. Inilah cara menebarkan bibit ikan nila:
Letakkan bibit yang masih dalam plastik isi air dan udara di kolam terpal setidaknya 10-15 menit. Tujuannya agar ikan tidak stres.
Buka plastik dan biarkan ikan nila berenang keluar.
5. Pamberian Pakan
Berikan makanan sesuai umur ikan. Untuk ikan ukuran kecil, berikan pelet yang dihaluskan dan plankton. Adapun ikan yang besar hingga siap panen, berikan pelet dengan makanan alami berupa siput sawah dan sayuran hijau yang dicincang.
Berikan makan ikan 2-3 kali dalam sehari. Umumnya, ikan nila siap dipanen ketika usianya sudah mencapai 5-6 bulan.
Demikianlah cara budidaya ikan nila di kolam terpal dengan mudah. Semoga membantu! (Ek)
