5 Cara Budidaya Serai Wangi di Polybag yang Mudah Dipraktikkan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Serai wangi merupakan jenis rerumputan yang khas dari kawasan tropis Asia. Tanaman ini mempunyai banyak khasiat dan bisa ditanam di polybag. Adapun cara budidaya serai wangi di polybag juga sangat mudah.
Untuk lebih jelasnya, simak dalam pembahasan berikut ini!
Cara Budidaya Serai Wangi di Polybag
Nugraha, dkk dalam buku berjudul Pemanfaatan Minyak Atsiri Jenis Sereh Wangi (Budidaya, Penyulingan, dan Perkembangan Teknologi) menjelaskan bahwa serai wangi mempunyai batang yang lebih ramping, aromanya sangat kuat, dan banyak digunakan sebagai minyak maupun sabun.
Bagi yang ingin menanam serai wangi bisa ikuti langkah berikut ini :
1. Siapkan Bibit yang Bagus
Belilah bibit serai wangi yang bagus. Potong bagian bawah bibit serai untuk ditanam dan bagian atasnya bisa dijadikan bumbu masakan.
2. Mempersiapkan Media Tanam
Siapkan polybag yang ukurannya sedang, sebelum itu isi terlebih dahulu dengan media tanam sesuai keinginan. Buatlah lubang pada bagian tengah kurang lebih 10-15 cm.
Tanam bagian bawah bibit serai wangi dan jangan menanam terlalu dalam. Paling penting bibit serai harus sudah bisa berdiri tegak dan siram secukupnya sampai permukaan tanahnya basah.
3. Pertumbuhan Tunas
Kurang lebih setelah 2 hari tunas akan tumbuh di dalam media tanam. Tunggu kurang lebih selama 1 minggu dan tunas-tunas yang tadinya pendek akan lebih tinggi.
4. Memindahkan ke Polybag yang Lebih Besar
Siapkan polybag dengan ukurannya lebih besar, selanjutnya letakkan ranting pohon maupun arang pada bagian dasar polybag. Usahakan jangan memasukkan media tanam terlalu penuh.
Lembapkan media tanam dengan menyiram air secukupnya. Buatlah lubang pada bagian tengah polybag, pindahkah serai yang sudah keluar tunas ke media tanam tersebut.
Pastikan media tanam menutupi tunas dengan rata, kemudian siram kembali sampai merata.
5. Perawatan
Setelah itu lakukan perawatan sebagai berikut :
Penyiraman secara rutin dilakukan sehari dua kali, sebaiknya jangan kebanyakan karena akan membuat media tanam becek dan membuat batang serai wangi membusuk.
Selanjutnya lakukan penyiangan supaya nutrisi tanah tidak terganggu oleh hama maupun gulma. Lakukan penyiangan setiap tiga bulan sekali. Setelah itu, gemburkan kembali media tanam serai wangi tersebut.
Pemangkasan daun tua yang layu dan bisa mengundang ulat. Pemangkasan juga bertujuan meningkatkan kualitas rimpang umbi.
Penyulaman dilakukan jika bibit ada yang mati dan lebih baik dilakukan kurang lebih sebulan setelah masa menanam bibit.
Pemupukan dilakukan pada usia sekitar 4,8, dan 16 minggu. Berikan pupuk kandang serta pupuk organik, sehingga tanah tetap subur dan kestabilan produksi tetap terjaga.
Demikianlah ulasan tentang cara budidaya serai wangi di polybag yang bisa dicoba. Semoga bermanfaat! (Ek)
