Konten dari Pengguna

5 Cara Budidaya Teripang sebagai Peluang Bisnis Menjanjikan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara budidaya teripang. Sumber: Kindel Media/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara budidaya teripang. Sumber: Kindel Media/pexels.com

Teripang adalah salah satu komoditas hewan laut yang cukup populer dan memiliki permintaan tinggi di pasaran. Adapun salah satu cara budidaya teripang adalah memahami proses pemijahannya.

Basir dalam Strategi Pemanfaatan Lahan Pesisir Pulau Hatta Untuk Kegiatan Budidaya Teripang menyebutkan bahwa budidaya teripang banyak dilakukan di area pesisir pulau.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara budidaya teripang, baca artikel ini sampai habis.

Cara Budidaya Teripang

Ilustrasi cara budidaya teripang. Sumber: Kindel Media/pexels.com

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, teripang adalah salah satu komoditas perairan laut yang cukup menjanjikan dan memiliki peluang tinggi. Berikut ini beberapa cara budidaya teripang.

1. Memilih Indukan

Salah satu cara budidaya teripang adalah memilih indukan dan melakukan perawatan. Indukan teripang yang akan dipakai pada proses pemijahan harus berkualitas dan diambil dari perairan bersih serta bebas dari zat apapun.

Untuk meletakkan indukan teripang, perlu disiapkan kolam air laut dengan luas sekitar 500 meter persegi dan di dalamnya diberikan kurungan tancap.

Adapun ciri-ciri indukan yang baik untuk pemijahan adalah memiliki kulit tebal, tidak cacat, berat minimal 400 gr, dan panjang tubuh sekitar 20 cm.

2. Proses Pemijahan

Cara budidaya teripang selanjutnya adalah melakukan pemijahan, yaitu pengeluaran sel telur oleh induk betina dan sel sperma oleh induk teripang jantan.

Cara pemijahan sendiri bisa dilakukan secara alami maupun buatan, berikut perbedaannya:

  • Pemijahan secara alami, induk teripang akan melakukan pemijahan dengan sendirinya di dalam kolam tanpa bantuan apapun dan biasanya akan dilakukan pada malam hari.

  • Pemijahan buatan, pemijahan dilakukan dengan pembedahan, yaitu menggunting bagian anus sampai ke area depan. Caranya, keluarkan sel telur dan sel sperma, lalu aduk dan biarkan sampai terjadi pembuahan. Telur hasil pembuahan umumnya akan mengendap di bagian dasar wadah dan ambillah menggunakan penyaring dan pindahkan ke tempat pemeliharaan larva.

3. Pemeliharaan Larva

Cara budidaya teripang berikutnya adalah pemeliharaan larva yang dilakukan dalam bak ber volume 4 hingga 10 meter kubik.

Larva yang telah berusia 1-20 hari perlu diberikan pakan berupa Nannochloropsis sp. serta Chaetoceros sp., sementara yang usianya 21 hari ke atas, pakannya berupa diatom serta alga.

Larva tersebut nantinya akan menempel pada substrat setelah dipindah ke wadah perlakuan dan membentuk pentacula. Fase ini sangat penting dalam metamorfosis pentactula menjadi juvenil.

4. Masa Pemeliharaan Juvenil

Cara budidaya teripang lainnya adalah melakukan pembesaran dan pemeliharaan juvenil atau ikan muda. Pada fase ini, akan ditebar di area kolam pembesaran. Setiap 1 meter perseginya bisa dimasukkan 50-100 ekor.

Pakan yang bisa diberikan pada juvenil ini adalah alga bentik. Selanjutnya, setelah besar, kepadatan ikan dalam kolam bisa dikurangi menjadi 10-25 ekor per meter perseginya.

Pada tahapan ini pula, teripang perlu diberikan nutrisi untuk menunjang pertumbuhan serta kesehatannya.

5. Masa Panen

Teripang umumnya bisa dipanen ketika usianya telah mencapai 5-6 bulan dengan berat badan 300-500 gram.

Demikian uraian mengenai cara budidaya teripang yang bisa dilakukan. [ENF]