Konten dari Pengguna

5 Cara Membuat Media Tanam Organik yang Mudah dan Tepat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi media tanam (Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi media tanam (Pexels)

Menanam tanaman secara organik merupakan salah satu cara untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

Salah satu kunci keberhasilan dalam menanam adalah memilih media tanam yang tepat dan ramah lingkungan.

Pengertian Media Tanam Organik

ilustrasi media tanam (Pexeles)

Mengutip situs jatimalang.kec-klirong.kebumenkab.go.id, media tanam organik adalah bahan atau substrat yang digunakan untuk menanam tanaman secara organik, yang diproduksi tanpa menggunakan bahan kimia sintetis atau pestisida.

Media tanam organik biasanya terbuat dari bahan-bahan alami seperti kompos, pupuk kandang, serbuk gergaji, sabut kelapa, arang sekam, atau campuran dari bahan-bahan tersebut.

Tujuan dari menggunakan media tanam organik adalah untuk menciptakan lingkungan tanam yang sehat dan ramah lingkungan, serta menghasilkan hasil panen yang berkualitas tinggi dan aman untuk dikonsumsi.

Penggunaan media tanam organik juga membantu dalam menjaga kesuburan tanah dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan serta kesehatan manusia.

Cara Membuat Media Tanam Organik

Memilih media tanam organik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga akan memberikan hasil panen yang lebih sehat dan berkualitas.

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk menghasilkan media tanam yang sehat dan berkualitas:

1. Siapkan Bahan

Langkah pertama adalah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan, antara lain tanah, pupuk kandang, dan bahan tambahan seperti sabut kelapa atau arang sekam. Campurkan bahan-bahan tersebut dengan perbandingan 2:1:1.

2. Aduk Secara Merata

Setelah semua bahan tersedia, aduklah secara merata hingga tercampur sempurna. Pastikan tidak ada bahan yang menggumpal yang menandakan bahan telah tercampur dengan baik.

3. Simpan di Wadah

Selanjutnya, simpan media tanam organik yang sudah tercampur di dalam wadah yang sesuai, seperti pot atau polybag. Pastikan wadah tersebut memiliki lubang pembuangan untuk memastikan drainase yang baik.

4. Siram Media Tanam

Setelah media tanam ditempatkan di wadah, siramlah dengan air secukupnya. Pastikan media tanam memiliki kelembapan yang tepat, dimana media tanam tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah.

5. Tanam Bibit Tanaman

Setelah media tanam siap, tanamlah bibit tanaman yang telah disiapkan ke dalam media tanam tersebut. Pastikan bibit ditanam pada kedalaman yang tepat dan diberi ruang yang cukup untuk tumbuh.

6. Perawatan

Setelah tanam bibit, berikanlah perawatan yang baik seperti memberi pupuk organik secara berkala dan melakukan penyiraman secara teratur sesuai kebutuhan tanaman.

Dengan mengikuti langkah-langkah membuat media tanam organik di atas, siapa saja dapat dengan mudah membuat media tanam organik sendiri di rumah.

Dengan menggunakan media tanam organik, semua orang tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan tetapi juga memperoleh hasil panen yang lebih sehat dan berkualitas.