Konten dari Pengguna

5 Cara Memilih Pompa Air untuk Akuarium agar Tidak Salah Beli

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Memilih Pompa Air untuk Akuarium. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Memilih Pompa Air untuk Akuarium. Sumber: Unsplash

Cara memilih pompa air untuk akuarium harus dilakukan dengan cermat supaya tidak salah.

Dikutip dari buku Memelihara Arwana Si Ikan Naga oleh Sriyadi Arwana, pompa air merupakan alat yang berfungsi mengalirkan air dari akuarium ke filter air. Pompa air terdiri dari beragam jenis sehingga harus dipilih sesuai kebutuhan.

Lantas, bagaimana cara memilih pompa air?

Cara Memilih Pompa Air untuk Akuarium

Ilustrasi Cara Memilih Pompa Air untuk Akuarium. Sumber: Unsplash

Berikut ini berbagai cara memilih pompa air untuk akuarium:

1. Menghitung Volume

Pompa air yang dipilih harus sesuai dengan volume air. Cara awalnya, yakni dengan menghitung volume air di dalam akuarium dengan rumus panjang x lebar x tinggi.

2. Menentukan Debit Air

Cara memilih pompa air untuk akuarium berikutnya adalah menentukan kebutuhan debit air. Debit air merupakan jumlah air yang dikeluarkan pompa setiap satuan liter per jam.

Idealnya, dalam satu jam air akuarium berputar minimal dua kali jumlah volume air apabila ikan yang dipelihara berukuran kecil. Apabila ikan berukuran besar, maka kebutuhan debit air minimal, yakni tujuh kali volume air akuarium.

Contohnya, jika volume air 250 liter dengan ikan kecil, maka debit air yang dibutuhkan 500 liter per jam.

3. Menentukan Kapasitas Pompa Air

Setelah dilakukan perhitungan kebutuhan debit air, maka dapat memilih jenis pompa air dengan kapasitas sesuai kebutuhan. Namun, apabila tidak tersedia dengan ukuran sama, maka dapat memilih pompa air yang mendekati.

4. Menyesuaikan Karakteristik Ikan

Cara memilih pompa air untuk akuarium selanjutnya, yakni menyesuaikan jenis dan karakteristik ikan. Pasalnya, setiap jenis ikan memiliki kebutuhan sirkulasi yang berbeda.

Misalnya, jenis ikan yang terbiasa hidup di aliran deras lalu diberikan air tenang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan ikan merasa tidak nyaman hingga stres.

Untuk menghindari hal tersebut, pemilik harus memilih pompa air yang sesuai setelah mengenali karakteristik setiap ikan yang dipelihara.

5. Menyesuaikan Pemasangan Pompa

Pompa untuk akuarium terbagi menjadi tiga bagian, yakni dalam, luar, dan amfibi. Ketiga bagian tersebut memberi manfaat berbeda, namun bertujuan sama, yaitu menjaga kebersihan akuarium serta menambah kenyamanan ikan.

Pemasangan pompa pada bagian tersebut harus dilakukan dengan baik. Apabila tidak, suara yang dikeluarkan akan keras dan kasar. Adapun posisi pemasangan yang tepat, yaitu di bagian tengah, tidak pada bagian bawah.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai cara memilih pompa air untuk akuarium.(LAU)