Konten dari Pengguna

5 Cara Menanam Anggrek di Rumah yang Mudah supaya Lekas Berbunga

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menanam anggrek di rumah. Foto: Earl Wilcox/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menanam anggrek di rumah. Foto: Earl Wilcox/Unsplash

Cara menanam anggrek di rumah bisa diawali dari menyiapkan media tanam yang tepat juga bibit bunga berkualitas. Tujuannya supaya anggrek dapat tumbuh sempurna dan cepat berbunga.

Inilah cara menanam anggrek di rumah yang mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja.

Cara Menanam Anggrek di Rumah yang Mudah

Ilustrasi cara menanam anggrek di rumah. Foto: John Wiesenfeld/Unsplash

Seperti dilansir dlh.probolinggokab.go.id, anggrek tergolong tanaman berbunga yang sebagian besar hidup sebagai epifit. Mempunyai akar serabut dan batang beruas-ruas, organ-organ tanaman ini cenderung berdaging atau tebal.

Bunga cantik ini juga banyak dipilih untuk buket atau dijadikan bunga potong. Bagi Anda yang berminat untuk membudidayakannya, simak dahulu cara menanam anggrek di rumah seperti berikut.

1. Menyiapkan Media Tanam

Media tanam harus dipersiapkan sehingga anggrek dapat tumbuh optimal. Anda bisa memilih pot berukuran sedang, kemudian tambahkan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang, sabut kelapa, kulit kelapa kering, hingga pecahan bata merah.

Susunan media tanamnya dapat dimulai dari paling bawah yaitu pecahan bata merah, diikuti kulit kelapa, sabut kelapa, dan yang teratas adalah campuran tanah dengan pupuk kandang.

2. Menyiapkan Bibit Berkualitas

Siapkan bibit yang berkualitas. Bibit anggrek dapat diperoleh melalui dua cara yaitu generatif dan vegetatif. Pembibitan vegetatif dilakukan dengan cara memisahkan tunas anggrek yang sudah memiliki akar cukup banyak serta kuat dari induknya. Lalu taruh di pot yang lain. Sementara itu, pembibitan generatif dilakukan dengan menyemai biji anggrek hingga tumbuh tunas.

3. Memerhatikan Penyiraman

Anggrek menyukai lingkungan lembap. Meski begitu, cara penyiraman bunga ini tak bisa dilakukan sembarang. Hindari langsung menyiram bunga dengan air sebab bisa merusak kuncup dan menjadikan anggrek susah mekar. Disarankan untuk menggunakan penyemprot saat hendak menyiram anggrek. Penyiraman dengan cara ini bisa dilakukan ke bagian batang, bunga, hingga daun.

4. Memindahkan Bibit

Bibit bunga anggrek sudah bisa dipindahkan saat usianya mencapai tiga bulan. Proses pemindahan sebaiknya dilakukan pagi hari agar anggrek tak mudah layu. Bunga ini lebih baik dipelihara dengan cara digantung pada tembok, pohon, atau disimpan pada rak khusus sehingga terhindar dari penyakit maupun jamur.

5. Mengendalikan Hama serta Penyakit

Pemilik harus memeriksa kondisi tanamannya secara rutin. Jika muncul tanda-tanda serangan hama atau penyakit, segera lakukan langkah pengendalian memakai fungisida maupun insektisida yang tepat.

Demikian cara menanam anggrek di rumah yang perlu diketahui. Tanaman ini juga memerlukan cahaya cukup, tetapi bukan sinar matahari langsung. Jadi, tempatkan di lokasi yang memiliki pencahayaan juga sirkulasi udara yang baik. (DN)