5 Cara Menanam Tanaman Terong di Rumah yang Mudah Diikuti

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
21 Juni 2024 23:12 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi cara menanam tanaman terong. Sumber: Zen Chung/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menanam tanaman terong. Sumber: Zen Chung/pexels.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Menanam sayuran, seperti terong adalah salah satu ide untuk menghemat pengeluaran rumah tangga sekaligus mengisi kegiatan di waktu luang. Adapun cara menanam tanaman terong di rumah bisa dimulai dengan melakukan pembibitan di bedengan semai.
ADVERTISEMENT
Faizin dan Saputra dalam Keripik Terong sebagai Alternatif Olahan Hasil Pertanian Dusun Pondok, Sendang, Jambon, Ponorogo menyebutkan bahwa menanam terong bukan hanya dilakukan untuk menghemat pengeluaran rumah tangga, tetapi juga sebagai ide bisnis.
Untuk mengetahui penjelasan seputar cara menanam tanaman terong, simak penjelasannya di artikel ini.

Cara Menanam Tanaman Terong

Ilustrasi cara menanam tanaman terong. Sumber: Zen Chung/pexels.com
Terong adalah jenis sayuran yang banyak digunakan para ibu untuk memasak atau sebagai lalapan. Apabila memiliki hobi berkebun atau ingin mengurangi pengeluaran rumah tangga, kamu bisa menanam terong sendiri di rumah.
Adapun beberapa cara menanam tanaman terong di rumah adalah:

1. Menyemai Benih

Salah satu cara menanam tanaman terong adalah menyemai benih atau pembibitan terlebih dulu. Kamu bisa menggunakan bedengan semai apabila memiliki lahan luas atau menggunakan pot. Pilih dulu benih terong yang mempunyai kualitas baik.
ADVERTISEMENT
Kamu bisa merendamnya dulu pada pupuk organik cair dengan takaran 100 ml pupuk dan 1 liter air, lalu rendam selama 2 jam. Pilih benih yang tenggelam untuk disemai.
Saat menyemai, siapkan media tanam, berupa tanah dan pupuk kandang dengan takaran 1:1. Benih umumnya akan mulai tumbuh sekitar 10 hari.

2. Mengolah Tanah

Cara menanam tanaman terong selanjutnya adalah dengan mengolah tanah terlebih dulu sebagai lahan tanamnya. Bajak tanah dengan kedalaman 30 cm, lalu buat bedengan yang lebarnya 120-140 cm dan kedalaman 30 cm.
Sementara itu, buat juga paritnya dengan kedalaman yang sama dan lebar 30-50 cm. Taburkan kapur pertanian juga agar pH tanahnya sesuai.

3. Menanam Tanaman

Cara menanam tanaman terong berikutnya adalah memindahkan bibit yang telah tumbuh ke tempat budidaya. Dalam menanamnya, letakkan 2 baris tanaman dalam satu bedengan.
ADVERTISEMENT
Atur jarak antar barisan sekitar 90 cm dan jarak dalam barisan 70 cm. Saat hendak memindahkan bibit terong, pastikan bahwa tanamannya telah tumbuh 5 helai daun atau telah berusia 5 minggu.

4. Memelihara Tanaman

Cara menanam tanaman terong lainnya adalah dengan memelihara atau merawat tanamannya. Hal ini diperlukan agar tanaman terhindar dari serangan hama maupun penyakit. Lakukan pemupukan secara berkala jika usia tanaman sudah mencapai 2 minggu pasca penanaman.
Selain itu, bersihkan semak belukar yang mengganggu pertumbuhan tanaman dan lakukan penyiraman secara rutin. Kamu juga bisa memasang ajar saat usia tanaman telah mencapai 3 minggu.

5. Masa Panen

Pada umumnya, masa panen terong adalah sekitar 70 hingga 80 hari atau setara dengan 3,5 bulan. Panen terong bisa dilakukan 1-2 kali per minggu dengan waktu pagi serta sore hari.
ADVERTISEMENT
Demikian informasi mengenai cara menanam tanaman terong di rumah. [ENF]