Konten dari Pengguna

5 Cara Mengatasi Cendet Over Birahi yang Bisa Menjadi Referensi

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Mengatasi Cendet Over Birahi. Sumber: Pexels.com/Rajukhan Pathan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Mengatasi Cendet Over Birahi. Sumber: Pexels.com/Rajukhan Pathan

Cendet merupakan jenis burung kicau yang bisa mengalami birahi berlebih atau biasa disebut dengan over birahi. Cara mengatasi cendet over birahi di antaranya adalah dengan memandikan burung kicau tersebut setiap pagi hari agar birahinya menurun dan stabil.

Selain memandikan cendet setiap pagi hari, masih ada cara lain untuk mengatasi cendet over birahi, yakni menjemur cendet setiap pagi, memberi pakan yang sesuai, memberi cepuk mandi, dan menjauhkannya dari cendet betina secara sementara. Simak penjelasannya di sini.

5 Cara Mengatasi Cendet Over Birahi

Ilustrasi Cara Mengatasi Cendet Over Birahi. Sumber: Pexels.com/Jack Bulmer

Setiap hewan memiliki masa birahi tersendiri, termasuk cendet. Birahi pada burung cendet sebenarnya merupakan kondisi yang wajar dan memang terjadi secara alami.

Namun, pada beberapa kondisi cendet bisa mengalami over birahi. Kondisi tersebut dapat terjadi karena berbagai macam faktor, misalnya terlalu lama dijemur, terlalu sering dikerudung, terlalu banyak makan protein, dan sebagainya.

Jika cendet terus-menerus mengalami over birahi, ia bisa menjadi jarang berbunyi, sangat agresif, mbagong atau mbalon, dan mencabuti bulunya. Oleh karena itu, pemilik cendet perlu mengetahui cara mengatasi cendet over birahi.

Berikut adalah lima macam cara untuk mengatasi over birahi pada cendet yang dapat diupayakan oleh setiap pemilik cendet.

1. Memandikan Cendet Setiap Pagi

Memandikan cendet merupakan salah satu cara untuk membantu burung tersebut mengatasi birahinya yang berlebihan. Ketika malam tidak hujan, pemilik dapat memandikan cendet di pagi hari dengan air suhu ruang secara lembut.

Memandikan cendet bisa dengan cara menyemprotkan air dari jarak jauh dengan tekanan yang minim agar titik-titik air tidak menyakiti tubuh cendet. Setelah memandikan cendet, biarkan ia sedikit tenang terlebih dahulu sebelum menjemurnya.

2. Menjemur Cendet Setiap Pagi

Menjemur cendet dapat dilakukan setelah cendet mandi. Penjemuran berkisar 15 – 30 menit sekitar pukul 7 sampai dengan 9 pagi.

Ketika menjemur cendet, pemelihara perlu memperhatikan sikap cendet. Jika cendet sudah mangap sebelum 15 – 30 menit, segera pindahkan cendet ke tempat teduh atau yang tidak terkena matahari secara langsung sebab itu berarti cendet kepanasan.

3. Menyediakan Cepuk Mandi

Cara ketiga dalah menyediakan cepuk mandi. Cepuk mandi yang baik adalah cepuk mandi yang bersih, lebar, serta dangkal.

Cepuk mandi diperlukan agar cendet bisa mandi sendiri atau bermain air ketika dirinya merasa panas. Jadi, cendet tidak mudah agresif atau over birahi.

4. Memberi Pakan yang Sesuai

Mengutip dari buku berjudul Buku Pintar Merawat dan Melatih Burung Kicauan oleh Dewanto dan Maloedyn (2009: 91), makanan yang disukai cendet adalah biji-bijian, serangga, dan buah. Ketika cendet over birahi hindari memberikan protein berlebih.

Pemberian pakan sebaiknya berupa buah-buahan. Pemberian protein seperti cacing atau ulat bambu bisa diberikan sebanyak 2 sampai 3 kali seminggu dengan takaran 2 ekor.

5. Menjauhkannya dari Betina

Cara kelima adalah menjauhkannya dari betina. Langkah tersebut diperlukan jika cendet jantan dan betina belum cukup usia untuk kawin.

Apabila usia cendet jantan dan betina sudah cukup untuk kawin, cendet bisa dikawinkan. Namun, prosesnya akan berlangsung lama sebab kandang cendet harus diletakkan secara sejajar selama beberapa hari sebelum keduanya masuk dalam satu kandang.

Kesimpulannya, ada banyak cara mengatasi cendet over birahi. Hal terpenting adalah pemilik harus selalu memperhatikan respons cendet agar tidak keliru dalam melakukan pemeliharaan terhadap burung kesayangan. (AA)