Konten dari Pengguna

5 Cara Menulis Skenario Film yang Mudah untuk Pemula

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menulis skenario film. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menulis skenario film. Sumber: pixabay

Proses pembuatan film berasal dari skenario yang ditulis oleh penulis cerita yang diantaranya juga ada yang masih pemula. Cara menulis skenario film yang mudah untuk pemula, yaitu mencari ide cerita lalu membuat premis dan logline, serta menentukan durasi film.

Fungsi dari skenario, yaitu untuk digunakan sebagai petunjuk kerja pada proses pembuatan film, misalnya bagaimana penggambaran tokoh dalam film akan dilakukan, dalam bentuk apakah cerita akan dipublikasikan, dan sebagainya, semuanya tertulis detail pada skenario.

Cara Menulis Skenario Film untuk Pemula

Ilustrasi cara menulis skenario film. Sumber: pixabay

Skenario merupakan cetak biru yang ditulis untuk film atau sebuah tayangan. Berikut cara menulis skenario film yang mudah untuk pemula.

1. Menentukan tema film

Tema merupakan unsur penting dalam cerita, baik dalam bentuk film, novel, cerpen, maupun manga. Salah satu fungsi tema, yaitu sebagai sebuah masukan untuk menentukan ide terhadap unsur-unsur lain dalam cerita, seperti plot, tokoh, hingga latar yang dibuat.

2. Membuat premis dan logline lewat kata-kata singkat

Premis dan logline dapat dikatakan sebagai intisari cerita yang mendeskripsikan keseluruhan cerita secara singkat. Dalam penulisan premis, keseluruhan cerita dideskripsikan dalam satu kalimat.

3. Menyusun plot yang disesuaikan dengan durasi film

Pada tahap ini, penyusunan plot dilakukan dengan cara penyesuaian jenis film yang akan dibuat.

Dalam produksi film panjang maupun pendek, umumnya alur cerita akan dibuat berdasarkan tiga babak cerita yang terdiri atas perkenalan karakter, petualangan karakter, hingga kesimpulan.

4. Membuat list adegan sebagai isi cerita pada alur yang telah disusun

Langkah ini sebenarnya masih menjadi salah satu bagian dalam penyusunan plot cerita.

List adegan sebaiknya dicatat pada catatan kertas atau digital agar dapat memudahkan penulisan penyusunan plot dan tidak hilang, serta dapat menjadi rujukan kembali untuk mengisi cerita pada naskah skenario yang sedang dibuat.

5. Menulis script yang isinya keseluruhan cerita film

Penulis naskah harus memiliki kesabaran dan keteguhan hati yang kuat karena revisi naskah sudah pasti menjadi sebuah hal yang akan dirasakan pahitnya dalam pekerjaan ini.

Tujuan dari revisi adalah agar meraih manisnya naskah skenario yang menandakan sudah diperbolehkanya naskah untuk diproduksi menjadi sebuah film panjang maupun pendek.

Demikian penjelasan mengenai cara menulis skenario film yang mudah untuk pemula. (ARH)