5 Cara Merawat Kelinci agar Tidak Mudah Sakit dan Tetap Bugar

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara merawat kelinci agar tidak mudah sakit harus dilakukan dengan baik oleh para pemiliknya.
Dikutip dari Buku Pintar Hewan oleh Jumanta, kelinci merupakan hewan mamalia dalam filum Leporidae yang bisa ditemukan di berbagai belahan dunia. Mulanya, hewan satu ini adalah hewan liar yang hidup di Afrika sampai daratan Eropa.
Kini, kelinci banyak dipelihara karena tampilannya yang lucu dan sifatnya yang menggemaskan. Namun, bagaimana cara merawat kelinci agar tidak mudah sakit?
Cara Merawat Kelinci agar Tidak Mudah Sakit
Berikut ini berbagai cara merawat kelinci agar tidak mudah sakit yang dapat diterapkan:
1. Menjaga Sirkulasi Kandang
Sirkulasi udara yang baik dibutuhkan tidak hanya oleh manusia, tetapi juga kesehatan kelinci. Pemilik harus membuat ventilasi yang sesuai agar sirkulasi udara tetap berjalan baik.
Kandang juga dapat ditambahkan tirai penutup yang bisa ditutup dan dibuka. Fungsinya sebagai perlindungan terhadap hujan lebat, udara dingin, maupun angin kencang.
2. Rutin Kontrol Kesehatan
Cara merawat kelinci agar tidak sakit berikutnya, yakni dengan membawa kelinci rutin mengecek kesehatannya ke dokter hewan. Bagian penting yang harus diperiksa adalah kuku dan gigi karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Apabila pemilik melihat bulu kelinci rontok atau tidak lincah seperti biasa, pemilik dapat segera membawanya ke dokter hewan. Pasalnya, hal tersebut menjadi tanda bahwa kondisi kelinci sedang tidak sehat.
3. Menjaga Kebersihan Kandang
Kondisi kebersihan lingkungan menjadi faktor yang sangat memengaruhi kesehatan. Pemilik harus membersihkan kandang kelinci secara teratur.
Pasalnya, kotoran kelinci mengandung kadar amoniak yang tinggi. Zat tersebut mengganggu kesehatan kelinci karena menyebabkan stres, mudah terpapar penyakit, serta terhambatnya pertumbuhan.
4. Vaksinasi
Cara merawat kelinci agar tidak sakit selanjutnya adalah dengan memberikan vaksinasi secara lengkap dan sesuai jadwal.
Pada saat kelinci berusia 5 minggu, pemilik harus memberikannya vaksin myxomatosis dan R(V)HD. Sedangkan, ketika kelinci berusia 10 minggu, ia dapat diberikan vaksin R(V)HD2.
Namun, sebaiknya pemilik melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter hewan mengenai kondisi sang peliharaan.
5. Memberi Makan Bernutrisi
Agar kelinci tetap sehat, pemilik harus memenuhi kebutuhan nutrisinya. Hewan satu ini termasuk dalam herbivora dengan pola makan tinggi serat. Serat dengan jumlah tinggi dibutuhkan untuk kelancaran saluran cerna.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemilik dapat memberi sayuran hijau, seperti sawi, kol, bayam, wortel, hingga selada. Selain itu, pemilik juga bisa memberi rumput segar dengan kandungan vitamin melimpah.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai cara merawat kelinci agar tidak mudah sakit dan tetap bugar.(LAU)
