5 Cara Pengendalian Hama Jangkrik pada Tanaman

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara pengendalian hama jangkrik pada tanaman sejatinya tidak terlalu sulit. Misalnya, bisa menggunakan insektisida yang beracun atau cara lain yang lebih aman.
Sebagai contoh, menyemprotkan minyak esensial, seperti peppermint, hingga membersihkan kebun atau taman dari rumput dan dedaunan kering. Simak cara pengendalian hama jangkrik pada tanaman selengkapnya berikut ini.
Cara Pengendalian Hama Jangkrik pada Tanaman
Melansir situs ejournal.unesa.ac.id, jangkrik termasuk famili Gryllidae dan merupakan anggota ordo Orthoptera. Berkerabat dengan kecoa serta belalang, hewan ini mempunyai suara khas yang berasal dari gesekan kedua sayap bagian depan.
Akan tetapi, suara ini dihasilkan hanya oleh jangkrik jantan, sementara betinanya tidak mengeluarkan suara. Sayangnya, jangkrik juga tergolong hama yang dapat merusak tanaman.
Beberapa jenis tanaman yang kerap menjadi sasaran empuk jangkrik, antara lain wortel, tomat, paprika, terong, ubi jalar, kubis, kacang tanah, sampai kentang.
Bukan hanya itu, mereka pun termasuk kelompok predator telur yang memangsa larva serangga kecil. Oleh karena itu, para petani atau pemilik kebun terus mencari cara untuk membasmi atau mengendalikan hama jangkrik.
Lantas, bagaimana cara pengendalian hama jangkrik pada tanaman? Inilah beberapa di antaranya.
1. Menggunakan Insektisida
Menyemprotkan insektisida menjadi salah satu cara yang sering digunakan untuk membasmi atau mengendalikan hama jangkrik. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa ini merupakan zat beracun yang harus dijauhkan dari anak-anak atau binatang peliharaan.
2. Mengurangi Cahaya
Mengurangi cahaya di kebun pun termasuk cara mudah mengendalikan hama jangkrik. Jika di kebun atau taman terdapat lampu, pertimbangkan untuk mematikan maupun membatasi waktu menyala lampu tersebut.
Selain itu, bisa mengganti dengan jenis lampu lain yang kurang menarik bagi serangga. Salah satunya, yaitu lampu uap natrium yang memiliki tekanan rendah.
3. Memanfaatkan Musuh Alami Jangkrik
Manfaatkan pula musuh alami jangkrik. Sebut saja, burung, laba-laba, sampai kadal. Mereka akan membantu untuk memangsa hama jangkrik yang mengganggu.
4. Memakai Asam Borat
Asam borat atau boraks cukup efektif melawan jangkrik atau jenis serangga lain. Hanya perlu menghancurkan tablet boraks, kemudian campur dengan gula bubuk.
Nantinya, apabila jangkrik terpikat dan memakan campuran gula boraks, hama ini akan mati. Ini dapat dilakukan dengan menaburkannya di sekitar sarang jangkrik.
5. Menggunakan Tetes Tebu
Campurkan tiga sendok makan tetes tebu dengan dua gelas air, dapat mencampurnya di dalam toples. Karena menyukai rasa tetes tebu, biasanya jangkrik akan tertarik memasuki perangkap dalam toples, lalu tenggelam.
Demikian cara pengendalian hama jangkrik pada tanaman yang tepat. Kendati tergolong hama, jangkrik tetap memiliki manfaat. Salah satunya adalah sebagai pakan hewan peliharaan seperti burung atau ikan. (DN)
