5 Cara Pengendalian Penyakit Blas pada Padi beserta Gejalanya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyakit blas pada padi merupakan penyakit padi yang disebabkan oleh jamur pyricularia grisea. Ini merupakan salah satu ancaman besar bagi petani di Indonesia. Cara pengendalian penyakit blas pada padi harus ditangani dengan benar dan efektif.
Jamur pyricularia grisea dapat menyerang tanaman padi pada semua tahap pertumbuhannya, mulai dari masa persemaian hingga menjelang panen.
Penyakit ini awalnya berkembang di lahan padi gogo, namun kini telah menyebar ke lahan sawah irigasi. Gejala penyakit blas dapat muncul pada berbagai fase pertumbuhan padi, mulai dari persemaian hingga menjelang panen.
Cara Pengendalian Penyakit Blas pada Padi
Mengutip dari situs pertanian.go.id, ada beberapa cara pengendalian penyakit blas pada padi yang perlu diperhatikan para petani padi.
Pilih varietas padi yang tahan terhadap penyakit sesuai dengan ras jamur yang dominan di wilayah persawahan.
Gunakan benih yang sehat dan berkualitas untuk mencegah infeksi sejak awal.
Batasi penggunaan pupuk nitrogen, jangan melebihi dosis yang direkomendasikan.
Hindari menanam varietas padi yang sama secara berulang sepanjang tahun untuk mencegah akumulasi penyakit.
Jaga kebersihan lingkungan dengan rajin membersihkan gulma, karena gulma bisa menjadi sumber alternatif bagi patogen.
Gejala Penyakit Blas pada Padi
Mengutip dari situs pertanian.go.id, penyakit blas pada padi dapat menyerang daun dan leher tanaman.
Gejala penyakit blas pada daun yang dikenal sebagai leaf blast, biasanya ditandai dengan munculnya bercak coklat berbentuk belah ketupat yang memanjang searah dengan urat daun.
Pinggiran bercak berwarna coklat dengan bagian tengah berwarna putih keabuan. Jika bercak-bercak ini menyatu, tanaman akan tampak seperti terbakar.
Sementara pada serangan penyakit blas leher atau node blast, gejalanya ditandai dengan buku-buku tanaman yang terserang menjadi coklat kehitaman dan busuk, sehingga mudah patah.
Itu tadi cara pengendalian penyakit blas pada padi. Dengan menerapkan cara-cara pengendalian ini, penyakit blas pada padi dapat dikendalikan sehingga produksi padi tetap optimal dan kerugian dapat diminimalkan. (Echi)
Baca juga: Apakah Pupuk Borat Bisa untuk Padi? Ini Jawabannya
