5 Cara Ternak Burung Kacer agar Berhasil untuk Pemula

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Burung kacer merupakan salah satu varian burung hias yang cukup populer. Ada tiga jenis burung kacer yang biasa dibudidayakan, antara lain kacer blorok, kacer poci, dan kacer jawa.
Bagi Anda yang tertarik untuk menjadikan ternak burung kacer sebagai peluang bisnis, sebaiknya mengetahui cara mengembakbiakkannya terlebih dahulu. Berikut adalah cara ternak burung kacer bagi pemula yang perlu diketahui.
5 Cara Ternak Burung Kacer Untuk Pemula
Sudradjat dalam buku berjudul Petunjuk Memilih Burung Ocehan Bakalan menjelaskan bahwa, kacer banyak ditemukan di pedesaan dan hutan.
Persebaran burung kacer banyak berada di wilayah Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Sumatera. Karena kepopulerannya, burung kacer juga bisa dijadikan sebagai ladang bisnis yang cukup menjanjikan. Berikut adalah cara ternak burung kacer bagi pemula yang perlu kamu ketahui
1. Pilih Indukan yang Sesuai
Pilih Indukan kacer yang baik agar memperoleh anakan berkualitas. Indukan yang bagus mempunyai ciri-ciri :
Kacer betina dan jantan masuk usia kawin pada 10-12 bulan.
Pilih bibit kacer betina yang agak jinak.
Pilih bibit kacer yang rajin berkicau dan indah.
Tidak ada cacat.
Punya badan panjang dan besar.
2. Pembesaran juga Perawatan Burung Kacer
Anda perlu mengawinkan bibit kacer agar menghasilkan telur. Caranya masukkan pasangan kacer dalam satu kandang. Perkawinan alami akan kacer lakukan dalam kandang.
Burung betina kacer bisa bertelur 2-3 butir per periode musim bertelur. Induk mengerami telur sekitar 2 minggu. Setelah telur menetas, berikan pakan untuk indukan, mulai jangkrik, kroto, maupun belalang.
Induk sendiri yang akan memberi anaknya makanan dengan meloloh atau menyuapkan kepada anaknya.
3. Pemberian pakan
Berikan pakan instan yang dapat Anda beli di toko pakan burung. Berikan juga pakan alami yang dapat Anda cari di alam, misalnya kroto, cacing, belalang, jangkrik, hingga ulat.
Pastikan pakan kacer mengandung berbagai nutrisi penting. Misalnya vitamin dan mineral yang baik untuk pertumbuhan kacer. Kalau kacer masih kecil berikan minum dan pakan dengan intensitas sering.
4. Pembersihan Kandang
Anda harus memperhatikan kebersihan kandang dengan rutin membersihkan setidaknya 2 kali seminggu. Hal ini penting demi menjaga burung agar tidak terserang berbagai penyakit.
5. Masa Panen
Burung kacer bisa panen dengan ciri-ciri, mulai bersiul lantang dan usianya sudah remaja. Cara panen bisa Anda ambil kacer dengan hati-hati supaya tidak stres dan masukkan dalam sangkar gantung.
Itulah cara ternak burung kacer yang mudah bagi pemula yang bisa Anda coba. Semoga membantu! (EKA)
