Konten dari Pengguna

5 Ciri-ciri Fisik Burung Beo dan Cara Praktis Merawatnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri fisik burung beo, Foto: Pixabay/balouriarajesh
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri fisik burung beo, Foto: Pixabay/balouriarajesh

Burung beo merupakan sejenis burung anggota suku sturnidae atau burung jalak dan keluarganya. Biasanya burung beo memiliki wilayah alami untuk hidup seperti di Sri Lanka, India, hingga Pulau Jawa. Namun terdapat ciri-ciri fisik burung beo yang dapat diketahui secara umum.

Burung beo juga dikenal memiliki kecerdasan yang istimewa lantaran dapat meniru berbagai macam suara dari manusia atau hewan, hal ini juga berlaku terhadap burung beo yang terbang di alam bebas atau tinggal di tempat penangkaran.

Ciri-ciri Fisik Burung Beo

Ilustrasi ciri-ciri fisik burung beo, Foto: Pixabay/sarangib

Burung beo memiliki berbagai jenis atau spesies yang dapat diketahui dan berada di pulau Indonesia, seperti adanya Beo Jawa, Beo Nias, beo Enggano, Beo Sri Lanka, dan Beo Papua.

Dikutip dari buku Pintar Hewan, Jumanta, (2020: 111-112) terdapat ciri-ciri fisik burung beo secara umum.

  1. Panjang burung beo dewasa antara 1,5 hingga 1,8 meter dengan tinggi 60-70 cm.

  2. Berat tubuh yang dimiliki oleh burung beo sekitar 50-100 kg, sehingga dikatakan dapat melebihi berat badan manusia.

  3. Umumnya burung beo memiliki kulit berwarna cokelat kuning atau kemerahan, dan juga warna hitam. Walaupun tampak sama dengan spesies burung beo lainnya, namun terdapat pola bintik yang berbeda.

  4. Burung beo memiliki warna paruh dan kakinya yang mencolok serta tampak unik, karena memiliki warna kuning cerah atau oranye.

  5. Umumnya burung beo jantan ataupun betina menjadi dewasa secara seksual setelah berumur satu atau dua tahun. Biasanya burung beo betina akan lebih agresif dibandingkan dengan burung beo jantan.

Hal yang disebutkan di atas merupakan ciri-ciri fisik burung beo yang dapat diketahui secara umum. Pemelihara burung beo juga dapat mengetahui bagaimana cara praktis untuk merawat burung ini.

Memelihara burung beo maka pemelihara harus memastikan kesehatan gizi dan nutrisinya, caranya dapat memberikan makanan berupa biji-bijian, buah-buahan, atau hewan kecil yang menyehatkan, sebab burung beo ini merupakan jenis hewan omnivora.

Pemelihara juga perlu memperhatikan kebersihan kandang burung beo, sebab kandang yang penuh kotoran justru akan membuat burung beo mudah terserang penyakit. Maka memang perlu diperhatikan kebersihan kandang dan pemelihara dapat mensterilkan kandang burung beo secara berkala. (Siska)

Baca juga: 5 Manfaat Memelihara Burung Beo Bagi Sang Pemilik