5 Ciri Merpati Gagal Menetas Beserta Solusinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada berbagai ciri merpati gagal menetas yang harus dipahami oleh mereka yang membudidayakan burung satu ini.
Dikutip dari buku Cara Beternak Merpati oleh Suparman, merpati adalah salah satu jenis burung yang menarik. Burung yang dekat dengan manusia ini sering dijadikan sebagai nama atau identitas. Salah satu keistimewaannya, yaitu ukuran tubuh yang besar elegan.
Bagi yang membudidayakan merpati, tentunya harus paham mengenai apa saja ciri merpati gagal menetas. Bagaimana penjelasannya?
Ciri Merpati Gagal Menetas
Berikut ini beberapa ciri merpati gagal menetas:
1. Telur Berlendir
Kondisi telur yang berlendir dapat terjadi akibat infeksi bakteri dalam telur sehingga menimbulkan pembusukan. Apabila telur terlihat berlendir, sebaiknya pemilik segera menyingkirkannya dari sarang agar tidak menyebar ke telur lainnya.
2. Berbau Tidak Sedap
Ciri merpati gagal menetas berikutnya adalah ketika telur mengeluarkan bau tidak sedap yang menyengat. Hal ini menunjukkan telur sudah busuk dan tidak layak diinkubasi.
3. Gagal Mengepaskan
Apabila merpati betina tidak menjadi inkubator yang baik bagi telurnya, maka telur akan tertinggal sehingga tidak mentas. Maka dari itu, pemilik harus memastikan merpati betina mempunyai kondisi fisik yang baik dengan memberikan makanan yang cukup.
4. Tidak Menetas
Ciri merpati gagal menetas berikutnya adalah setelah melewati masa inkubasi selama 21 hari, telur tidak menetas. Hal ini menunjukkan bahwa telur gagal menetas dan tetap mengendap dalam sarangnya.
5. Tidak Bermacam Warna
Kondisi telur merpati yang sehat mempunyai warna putih kebiruan atau abu-abu keputihan. Apabila telur berwarna hijau atau cokelat, telur mengalami pembusukan. Jika ini terjadi, telur harus segera dibuang.
Solusi Merpati Gagal Menetas
Apabila menemukan berbagai ciri di atas, pemilik dapat melakukan solusi untuk mengatasinya, yaitu:
Memperbaiki lingkungan sesuai kebutuhan merpati, yaitu hangat, bersih, dan kering. Pemilik harus membersihkan kandang secara rutin serta menjaga kelembapannya.
Pemilik dapat menentukan pasangan merpati yang tepat satu sama lain. Tak hanya itu, merpati jantan harus mempunyai kualitas bagus dengan tubuh kuat serta bulu rapi dan bersih.
Nutrisi merpati harus diberikan secara cukup dan tepat untuk membantu penetasan. Pemilik harus memberi makanan yang kaya protein dan memenuhi kebutuhan vitamin burung.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai ciri merpati gagal menetas beserta solusinya.(LAU)
