5 Ciri Telur Ayam yang Normal dan Aman Dikonsumsi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telur ayam dikenal sebagai salah satu sumber protein yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, perlu mengetahui ciri telur ayam yang normal dan aman dikonsumsi agar bisa mendapat manfaat penuh.
Telur ayam yang normal bisa diamati secara kasat mata melalui bentuk fisiknya. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, seperti bentuk, warna, tekstur cangkang, dan lain sebagainya.
Simak ciri telur ayam yang normal dan aman dikonsumsi melalui artikel di bawah ini.
Ciri Telur Ayam yang Normal
Berdasarkan buku Sukses Meningkatkan Produksi Ayam Petelur karya Dwi Joko, dkk, kualitas telur ayam di pasaran dibagi menjadi empat, yaitu kelas AA, A, B, dan C.
Karakteristik telur ayam berdasarkan kelas atau kualitasnya, adalah:
1. Kelas AA
Kulit telur bersih dan tidak retak atau berkerut
Bentuk kulit halus dan normal
Rongga udara dalam telur 0,32 cm
Putih telur bersih dan kental
Kuning telur bersih tanpa kotoran
2. Kelas A
Kulit telur bersih dan tidak retak atau berkerut
Bentuk kulit halus dan normal
Rongga udara dalam telur 0,48 cm
Ada bagian telur yang tumpul
Putih telur bersih, tapi bisa sedikit encer
Kuning telur normal dan bersih
3. Kelas B
Kulit telur bersih, tapi boleh sedikit kotor
Kulit tidak retak atau pecah
Rongga udara dalam telur 0,95 cm
Putih telur encer
Kuning telur terdapat bercak
Bentuk telur tidak normal, biasanya pipih dan ada bercak di cangkang.
4. Kelas C
Kulit telur bersih
Tidak retak
Bentuk lebih lonjong
Rongga udara dalam telur 0,95 cm
Putih telur bersih
Kuning telur normal
Ada bercak di cangkang
Secara umum, ciri telur ayam yang normal pada buku Olahan Ayam Kampung yang Lezat dan Sehat karya Triyanto, adalah:
Warna kulit telur cerah. Hindari kulit telur pucat atau penuh dengan bintik hitam. Hindari juga telur yang kusam dan keruh karena menandakan bahwa telur sudah terlalu lama disimpan. Selain itu, pilih telur yang tidak mengkilap.
Ukuran telur normal. Tidak terlalu besar atau kecil. Telur besar bukan merupakan patokan kualitas telur.
Bentuk telur lonjong sempurna. Tidak terlalu lonjong dan tidak terlalu bulat. Namun, telur yang berbentuk bulat biasanya memiliki kuning telur yang lebih banyak dan padat.
Tekstur kulit cenderung kasar. Biasanya juga terdapat butiran putih yang lembut saat diraba.
Tidak berbunyi saat digoyang. Memeriksa kualitas telur bisa dengan digoyang pelan dan telur yang bagus tidak akan mengeluarkan bunyi apapun.
Demikian adalah ciri telur ayam yang normal dan aman dikonsumsi. (SP)
