5 Jenis-Jenis Burung Hantu yang Hidup di Indonesia dan Faktanya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Burung hantu terkenal memiliki mata yang besar dan di Indonesia sendiri ada jenis-jenis burung hantu yang sangat beragam. Bahkan, ada juga burung hantu yang dijadikan hewan peliharaan.
Burung hantu umumnya mempunyai bulu kecokelatan, burik, maupun abu-abu dengan bercak-bercak putih dan hitam. Tampilan wajah burung hantu juga sangat mengesankan sekaligus menyeramkan. Supaya semakin tahu, simak penjelasan di bawah ini!
Jenis-Jenis Burung Hantu di Indonesia
Erwan Rachmat dalam buku berjudul Explore Buku Siswa Bahasa Indonesia menjelaskan bahwa burung hantu mempunyai paruh yang bengkok dan tajam layaknya paruh elang serta memiliki susunan bulu di kepala yang membentuk lingkaran pada wajah burung hantu.
Leher burung hantu pun tidak terlihat. Ekornya juga rata-rata pendek, tetapi memiliki sayap yang besar dan lebar.
Umumnya, beberapa burung hantu akan membuat sarang di lubang pohon atau di antara pelepah daun jenis tumbuhan palem. Burung hantu suka berburu hewan lain, misalnya kodok, tikus, serangga, dan sebagainya.
Inilah jenis-jenis burung hantu di Indonesia dan faktanya, yaitu:
1. Serak Jawa
Burung hantu jenis ini berukuran sedang dan memiliki ekor yang pendek. Sayap dan kakinya juga panjang dengan kepala bulat tanpa jumbai di telinga.
Warna burung hantu ini pucat dan gelap. Mereka banyak bersarang di kebun, lumbung terbengkalai, dan pohon yang lebat.
2. Celepuk Merah
Bagian atas burung hantu ini berwarna cokelat kemerahan dan ada strip berwarna hitam putih. Burung hantu jenis ini dapat ditemukan di wilayah Sumatra, Jawa, serta Kalimantan. Mereka sering berada di hutan dataran rendah.
3. Serak Bukit
Burung hantu ini memiliki ciri khas wajah merah mirip ular sendok. Tubuh bagian atasnya berwarna cokelat kemerahan dan ada bintik-bintik berwarna hitam putih. Makanan jenis burung hantu ini adalah katak, ular, kadal, dan serangga yang lumayan besar.
4. Beluk Watu Jawa
Burung hantu jenis ini merupakan endemik dari Indonesia dengan ukuran kecil dan memiliki panjang sekitar 24 cm. Warnanya dominan merah bata dengan mata cokelat kekuningan serta paruhnya hijau. Beluk watu jawa banyak tinggal di hutan dataran rendah.
5. Celepuk Gunung
Burung hantu ini banyak hidup di Indonesia dan mempunyai suara unik sebab nadanya tinggi dan pendek. Kondisi ini menyerupai suara yang dihasilkan radar.
Demikianlah jenis-jenis burung hantu yang ada di Indonesia dan faktanya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)
