5 Jenis Kelinci yang Mudah Dipelihara dan Dirawat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis kelinci yang mudah dipelihara antara lain himalaya, anggora, holland lop, hingga netherland dwarf. Masing-masing memiliki ciri khas yang menjadi daya tariknya.
Mari kenali jenis kelinci yang mudah dipelihara selengkapnya dalam ulasan berikut.
Berbagai Jenis Kelinci yang Mudah Dipelihara serta Dirawat
Dilansir dari situs stekom.ac.id, kelinci tergolong mamalia yang banyak dijumpai di berbagai belahan bumi. Meski dahulu merupakan hewan liar, saat ini kelinci sudah banyak dimanfaatkan untuk diambil dagingnya atau sebagai hewan peliharaan.
Berikut ulasan tentang jenis-jenis kelinci yang mudah dipelihara dan dirawat sebagai gambaran sebelum memutuskan untuk membelinya.
1. Kelinci Netherland Dwarf
Netherland dwarf merupakan jenis kelinci mini atau disebut pula kelinci kerdil asal Belanda. Hasil perkawinan silang antara kelinci Polandia Hermelin dengan kelinci kerdil hutan ini, hanya memiliki bobot antara setengah sampai satu kilogram saja saat dewasa.
Meski demikian, kelinci ini dikenal lebih pintar di antara jenis kelinci lainnya. Sayangnya, keberadaan netherland dwarf di Indonesia masih jarang. Makin kecil, lucu, serta pintar, maka semakin tinggi pula harganya.
2. Kelinci Anggora
Selanjutnya ada kelinci anggora yang mudah dijumpai di Indonesia. Jenis kelinci ini pun banyak digemari karena pemeliharaan yang mudah. Kelinci anggora dikenal tidak gampang stres dan memiliki nafsu makan lebih tinggi daripada jenis kelinci lainnya.
Bahkan dapat mencapai dua kali lipat netherland dwarf. Tatkala memilih memelihara kelinci anggora, pemilik tak harus terlalu sering memandikannya. Hal ini dikarenakan jika sering terkena air, anggora justru gampang mengalami hipotermia dan mati.
3. Kelinci Himalaya
Kelinci himalaya memiliki sifat tenang serta sabar. Hewan bertelinga panjang ini biasanya mempunyai bulu putih dengan bintik cokelat, hitam, serta abu-abu. Beratnya antara 1,1-2,2 kilogram.
Kelinci himalaya diperkirakan dapat hidup hingga usia 5-8 tahun. Akan tetapi, kelinci ini amat sensitif terhadap udara dingin sehingga perlu dimasukkan ke dalam rumah ketika suhu dingin atau hujan.
4. Kelinci Holland Lop
Sesuai namanya, kelinci ini juga berasal dari Belanda. Ciri holland lop dapat dengan mudah dikenali dari telinganya yang cenderung selalu jatuh. Kendati tampak menggemaskan, tetapi kondisi telinga yang menyentuh dasar kandang atau lantai, justru memicu penyakit seperti gudik pada holland lop. Selain telinga, kepala bulat, rambut tebal, sifat ramah dan enerjik juga menjadi ciri kelinci satu ini.
5. Kelinci Lion Head
Kelinci ini dinamai lion head sebab mempunyai surai sepanjang 5 cm pada bagian wajahnya sehingga tampak mirip singa. Kelinci lion head dapat hidup antara 7-10 tahun. Sifatnya yang ceria, ramah, mudah dilatih, dan enerjik, membuatnya banyak dipilih sebagai hewan peliharaan.
Demikian berbagai jenis kelinci yang mudah dipelihara dan cocok untuk dijadikan hewan kesayangan. Kelinci termasuk binatang yang gampang dilatih dan tidak terlalu sulit dalam perawatan. Tak heran banyak yang tertarik memeliharanya. (DN)
