Konten dari Pengguna

5 Penyakit Tanaman Pare yang Harus Segera Dibasmi

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyakit Tanaman Pare. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyakit Tanaman Pare. Sumber: Unsplash

Penyakit tanaman pare harus segera dibasmi agar tidak menimbulkan kerugian panen.

Dikutip dari buku Khasiat & Manfaat Pare oleh Dr. Tati SS Subhar, pare mudah tumbuh di berbagai lingkungan. Namun lokasi yang paling cocok adalah tanah lempung berpasir yang gembur, subur, dan banyak mengandung humus.

Sama seperti tanaman lainnya, ada berbagai penyakit yang bisa mengancam tanaman pare.

Penyakit Tanaman Pare

Ilustrasi Penyakit Tanaman Pare. Sumber: Unsplash

Berikut ini berbagai penyakit tanaman pare:

1. Pseudoperenospora cubensis

Penyakit Pseudoperenospora cubensis atau embun bulu menunjukkan gejala berupa bercak kuning pada daun bagian atas serta bulu ungu pada bagian bawah daun. Penyakit satu ini dapat dicegah dengan menjaga kondisi lahan supaya tidak terlalu lembap.

Jika semakin parah, maka tanaman dapat diberi fungisida berbahan aktif mandipropamid, metalaksil, dan propineb.

2. Embun Tepung

Penyakit tanaman pare berikutnya adalah embun tepung. Penyakit satu ini menimbulkan gejala berupa tepung putih yang ditemukan pada bagian bawah daun. Akibatnya, daun akan berwarna coklat, kuning, dan mengering.

Cara pengendalian embun tepung adalah membuang bagian yang terserang, mengurangi kelembapan, serta menyemprot fungisida.

3. Hama Lembing

Tanaman pare yang terkena hama lembing atau Epilachma sparsa akan menunjukkan gejala berupa kerusakan daun. Apabila sudah parah, maka daun akan habis dan hanya menyisakan tulang daun. Hama lembing mempunyai bentuk bulat dengan warna merah dan bercak hitam.

Pengendalian yang dapat diterapkan adalah menyingkirkan hama secara manual serta menerapkan rotasi tanaman.

4. Antraknosa

Penyakit tanaman pare selanjutnya adalah antraknosa. Penyakit satu ini ditandai dengan munculnya noda hitam dan banyak terjadi ketika musim hujan. Penyebab penyakit antraknosa adalah cendawan collectrichum sp.

5. Lalat Buah

Tanaman pare yang terserang lalat buah memiliki daging yang busuk serta berair. Tak hanya itu, di buah yang terinfeksi juga terdapat banyak sekali belatung. Meskipun dari luar terlihat sehat, namun ketika buah dibuka akan terlihat kerusakan serta belatung-belatung di dalamnya.

Lalat buah juga bisa menyerang batang yang menyebabkan bengkak seperti bisul.

Itulah beberapa uraian mengenai beberapa penyakit tanaman pare.(LAU)