5 Penyakit Tanaman Tomat yang Bisa Merugikan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyakit tanaman tomat merupakan salah satu tantangan terbesar dalam budidaya. Karena bisa menghambat pertumbuhan, tomat pun bisa gagal panen, dan akhirnya menyebabkan kerugian besar.
Untuk mencegah kerugian material akibat gagal panen, penting bagi petani untuk mengetahui jenis-jenis penyakit tanaman tomat yang merugikan. Simak pembahasannya di sini.
Penyakit Tanaman Tomat yang Merugikan
Dikutip dari buku Tomat Unggul karya Nurul Hidayati, tomat merupakan jenis sayuran yang banyak diminati masyarakat. Ia pun bisa dijadikan sebagai pengganti buah, karena kaya akan nutrisi.
Di Indonesia, tomat mulai dibudidayakan pada tahun 1988, setelah adanya varietas hibrida dari Taiwan. Sejak saat itu, popularitas tomat meningkat pesat, di mana ia sering digunakan sebagai pelengkap bumbu dapur, saus, hingga jus.
Karena itu, permintaan tomat di pasaran pun ikut meningkat drastis. Akibatnya, banyak petani yang turut ikut dalam budidaya tomat.
Meski begitu, aktivitas ini bisa terganggu saat tomat terserang penyakit. Apa saja penyakit tanaman tomat tersebut? Berikut penjelasannya.
1. Septoria
Penyakit pertama yang sering menyerang tanaman tomat adalah septoria. Biasanya, penyakit ini disebabkan oleh kemunculan jamur, saat cuaca sedang basah. Gejala tomat terkena septoria adalah munculnya bercak melingkar pada daun.
Bercak ini biasanya berwarna keabuan diikuti dengan tepi coklat kehitaman. Jika dibiarkan, tomat bisa layu dan rontok.
2. Hawar Daun
Selain bisa menyerang tanaman jagung, hawar daun juga dapat mengenai tomat. Penyebab penyakit ini sendiri adalah alternaria, yang akhirnya menimbulkan gejala berupa bintik-bintik cokelat melingkar. Nantinya, area yang terinfeksi akan menguning dan merusak tomat.
3. Mosaik
Virus mosaik adalah ancaman bagi setiap sayuran, termasuk tomat. Gejala yang ditimbulkan adalah munculnya tanda khas pada daun, yang memiliki bentuk seperti mosaik. Meski begitu, virus ini sebenarnya tidak terlalu berbahaya atau mematikan.
4. Busuk Daun
Bagi petani, penyakit yang disebabkan oleh jamur phytophthora infestans ini tentunya sudah tidak asing lagi. Ketika sudah terinfeksi, bagian daun tomat akan mengalami bercak-bercak hijau hitam. Penyakit ini cukup serius karena dapat memengaruhi buah.
5. Antraknosa
Penyakit terakhir yang sering menyerang tomat adalah Antraknosa. Biasanya, ia muncul karena penyebaran jamur. Tomat yang terinfeksi virus ini akan mengalami bintik-bintik yang menyebar ke seluruh tubuh, dan akhirnya memperburuk kualitas buah.
Itulah beberapa penyakit tanaman tomat yang bisa merugikan bila dibiarkan. (RN)
