5 Penyebab Daun Aglonema Lonyot beserta Cara Mengatasinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab daun aglonema lonyot atau layu sering kali menjadi kekhawatiran bagi para pecinta tanaman hias.
Dengan dedaunan yang indah dan beraneka ragam warna, aglonema memang bisa menjadi tanaman yang sangat menarik untuk dirawat. Namun ketika daunnya mulai layu, hal ini dapat menjadi tanda ada hal yang tidak beres.
Untuk itu, simak pembahasan mengenai penyebab daun aglonema lonyot beserta cara megnatasinya.
Mengenal Aglonema
Aglonema, atau sering disebut juga Chinese Evergreen, adalah tanaman hias yang populer karena keindahan daunnya yang beraneka warna.
Mengutip buku Panduan Praktis Perawatan Aglaonema karya Kurniawan Junaedhie, di Thailand, aglonema lebih populer dengan sebutan siamese rainbow.
Sementara itu, di Malaysia tanaman ini dikenal sebagai good luck yang diartikan sebagai pembawa keberuntungan. Di Indonesia, aglaonema sering disebut sri rezeki.
Nama sri rezeki memiliki makna yang mendalam, terutama bagi para pecinta tanaman hias karena tanaman ini dipercaya dapat membawa rezeki yang melimpah.
Penyebab Daun Aglonema Lonyot
Ada beberapa penyebab daun aglonema lonyot beserta cara mengatasinya. Berikut penjelasannya.
1. Penyiraman Berlebihan
Penyiraman yang berlebihan adalah salah satu penyebab utama daun aglonema lonyot.
Terlalu banyak air dapat membuat akar tanaman membusuk, yang pada akhirnya mempengaruhi kesehatan daun.
Cara Mengatasinya:
Pastikan tanah memiliki drainase yang baik. Biarkan lapisan atas tanah mengering sebelum menyiram kembali. Gunakan pot dengan lubang drainase untuk memastikan kelebihan air bisa keluar.
2. Kualitas Air yang Buruk
Air yang digunakan untuk menyiram aglonema dapat mempengaruhi kesehatan tanaman. Air yang mengandung klorin atau zat kimia berbahaya lainnya dapat menyebabkan daun lonyot.
Cara Mengatasinya:
Gunakan air yang sudah diendapkan semalaman untuk menyiram aglonema, atau gunakan air hujan jika memungkinkan. Hindari menggunakan air yang mengandung klorin.
3. Kurangnya Pencahayaan
Aglonema membutuhkan cahaya yang cukup untuk fotosintesis. Kurangnya pencahayaan dapat membuat daun tanaman menjadi lonyot dan lemah.
Cara Mengatasinya:
Tempatkan aglonema di area yang mendapat cahaya terang namun tidak langsung terkena sinar matahari. Jika tidak memungkinkan, gunakan lampu grow light sebagai sumber cahaya tambahan.
4. Hama dan Penyakit
Hama seperti kutu daun dan tungau, serta penyakit jamur, bisa menyebabkan daun aglonema menjadi lonyot.
Hama dan penyakit ini merusak jaringan tanaman dan mengganggu proses fotosintesis.
Cara Mengatasinya:
Periksa tanaman secara rutin dan bersihkan daun dengan air sabun ringan jika terlihat ada hama.
Gunakan insektisida alami atau kimia sesuai kebutuhan, dan pastikan sirkulasi udara yang baik untuk mencegah penyakit jamur.
5. Kualitas Tanah yang Buruk
Tanah yang tidak subur atau terlalu padat dapat menghalangi akar aglonema mendapatkan nutrisi yang cukup, menyebabkan daun menjadi lonyot.
Cara Mengatasinya:
Gunakan campuran tanah yang ringan dan subur, seperti campuran tanah dengan kompos atau perlit. Ganti medi tanam secara berkala agar tanaman mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
Demikian pembahasan mengenai penyebab daun aglonema lonyot beserta cara mengatasinya. (AZS)
