Konten dari Pengguna

5 Penyebab Ikan Nila Mati Setelah Hujan dan Cara Mencegahnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab ikan nila mati setelah hujan. Sumber: Nam Quân Nguyễn/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab ikan nila mati setelah hujan. Sumber: Nam Quân Nguyễn/pexels.com

Salah satu hal yang berisiko bagi para petambak ikan nila adalah saat terjadi hujan, karena bisa menyebabkan ikan mati. Adapun penyebab ikan nila mati setelah hujan bisa disebabkan oleh stres dan perubahan suhu air.

Suwedi, Abimanyu, dan Alamsyah dalam Kematian Massal Ikan di Waduk Cirata pada Januari 2013 menyebutkan jika hujan deras yang terjadi selama berhari-hari bisa menyebabkan ikan mati.

Untuk mengetahui penyebab ikan nila mati setelah hujan, baca artikel ini sampai selesai.

Penyebab Ikan Nila Mati Setelah Hujan

Ilustrasi penyebab ikan nila mati setelah hujan. Sumber: sarangib/pixabay.com

Kematian ikan nila tentu adalah kabar buruk bagi para petambak, karena bisa menyebabkan kerugian, terlebih lagi setelah turunnya hujan. Adapun penyebab ikan nila mati setelah hujan, antara lain.

1. Terdapat Hama dan Penyakit

Salah satu penyebab ikan nila mati setelah hujan adalah adanya hama dan penyakit. Pasalnya, musim hujan membuat bakteri, virus, dan organisme penyebab penyakit semakin meningkat.

Maka dari itu, meningkatnya populasi tersebut memicu kematian ikan nila secara mendadak.

2. Rendahnya pH Air

Penyebab ikan nila mati setelah hujan berikutnya adalah rendahnya pH air. Pasalnya, air hujan mengandung gas karbon monoksida akibat dari polusi udara, sehingga cenderung bersifat asam.

Nah, pasca turunnya hujan, pH air akan menurun menjadi 2-4, sehingga tingkat keasaman menjadi tinggi dan membuat ikan nila tidak dapat menoleransinya.

3. Kurang Asupan Oksigen dan Sinar Matahari

Penyebab ikan nila mati setelah hujan lainnya adalah kurangnya asupan oksigen serta sinar matahari. Kedua faktor tersebut membuat ikan nila tidak dapat bernapas dengan baik.

Di sisi lain, ikan nila juga menjadi stres dan nafsu makannya menurun. Hal itu tentu saja menimbulkan kematian ikan nila secara mendadak.

4. Perubahan Suhu Air

Penyebab ikan nila mati setelah hujan berikutnya adalah karena perubahan suhu air. Hujan umumnya membuat suhu air menurun sekitar 5-6 derajat Celsius.

Penurunan suhu air tersebut membuat ikan nila kehilangan anfsu makan. Selain itu, saat suhu air menurun, ikan nila juga akan kesulitan mencari tempat berlindung yang hangat karena keterbatasan ruang di kolam.

5. Stres

Penyebab ikan nila mati setelah hujan yang terakhir adalah karena stres. Kondisi tersebut menyebabkan ikan nila kehilangan nafsu makan, malas bergerak, dan suka bersembunyi di dasar kolam.

Hal ini terjadi karena ikan nila tidak dapat beradaptasi dengan perubahan air yang terjadi setelah hujan turun.

Cara Mencegah Ikan Nila Mati Setelah Hujan

Untuk mencegah ikan nila mati setelah hujan, kamu perlu melakukan sejumlah cara. Adapun beberapa cara mencegah ikan nila amti setelah hujan, yaitu.

  1. Menggunakan atap untuk kolam sehingga air hujan tidak dapat masuk ke dalam kolam.

  2. Memberikan vitamin serta probiotik untuk menjaga daya tahan tubuh ikan nila.

  3. Melakukan penggaraman untuk menetralkan pH air, mencegah pertumbuhan lumut, mencegah pertumbuhan bakteri, mengatasi ikan yang stres, dan mengatasi serangan penyakit.

  4. Menerapkan manajemen pakan ikan yang baik untuk menjaga kualitas air.

Demikian penjelasan mengenai penyebab ikan nila mati setelah hujan dan cara mencegahnya. [ENF]