Konten dari Pengguna

5 Perawatan Burung Poksay yang Tepat untuk Menunjang Kesehatannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi burung poksay (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi burung poksay (Unsplash)

Perawatan burung poksay merupakan kunci utama untuk memastikan agar burung bisa hidup sehat serta berkicau dengan lantang.

Menyediakan perawatan yang tepat akan mendukung kesehatan serta keberlangsungan hidup burung tersebut.

Mengenal Burung Poksay

ilustrasi burung poksay (Unsplash)

Dikutip dari buku Panduan Praktis Pakan Burung Ocehan, burung poksay termasuk dalam keluarga Timaalidae dan genus garrulax.

Dari berbagai jenis burung yang termasuk dalam genus garrulax, burung poksay dan hwamei adalah jenis yang paling diminati sebagai burung peliharaan karena kicauannya yang merdu.

Asal habitat burung ini terletak di wilayah Asia, termasuk pegunungan Himalaya, hutan Indochina, Hongkong, dan Sumatera.

Namun, variasi jenis burung poksay di setiap daerah sangat mencolok, baik dalam bentuk fisiknya, warna, maupun corak bulunya.

Berbagai Perawatan Burung Poksay yang Tepat

Sebelum memulai, penting untuk memahami bahwa perawatan burung poksay tidak hanya tentang memberikan makanan yang cukup.

Berikut ini berbagai aspek lain yang penting untuk diperhatikan pemilik untuk menjaga kesehatan burung:

1. Pengembunan

Awalnya, burung dikeluarkan pada waktu subuh untuk dilakukan pengembunan. Setelah itu, burung dapat diberi makan dengan dua ekor ulat bambu.

Selain itu, untuk memberikan tambahan nutrisi, dapat disediakan multi vitamin, kroto, dan buah pepaya bagi mereka.

2. Pemandian

Setelah fajar menyingsing, burung dapat dimandikan baik dengan menyemprotkan air kecil (poksay sangat menyukai mandi semprotan) atau mandi dalam karamba.

3. Penganginan

Setelah mandi, burung disingkirkan di tempat yang sejuk untuk beberapa saat agar bulunya kering. Ketika dianginkan, burung dapat diberi makan 3-5 ekor jangkrik dan 2 ekor ulat hongkong.

4. Penjemuran

Burung poksay membutuhkan sinar matahari untuk sintesis vitamin D yang penting bagi kesehatan tulang dan tubuh mereka secara keseluruhan.

Proses penjemuran dapat berlangsung selama 1 hingga 1,5 jam dan sebaiknya diakhiri sebelum sinar matahari menjadi terlalu terik.

5. Penggantungan

Setelah proses penjemuran, burung dapat digantung di tempat yang teduh hingga sore hari. Berikan kroto dan buah pepaya sebagai tambahan makanan untuk burung.

Lebih baik jika kroto atau buah tersebut diberi multivitamin terlebih dahulu untuk menjaga kesehatan burung dan mendorong agar tetap aktif dalam berkicau.

Perawatan burung poksay tidak hanya tentang aspek fisik, tetapi juga tentang memberikan lingkungan yang mendukung serta cinta dan perhatian yang berkelanjutan.

Dengan begitu, pemilik dapat menciptakan hubungan yang kuat dan sehat dengan burung peliharaan.