Konten dari Pengguna

5 Tingkat Kematangan Steak yang Harus Diketahui

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
26 September 2023 19:02 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Tingkat Kematangan Steak. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tingkat Kematangan Steak. Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
Terdapat beberapa tingkat kematangan steak yang harus diketahui karena memberikan rasa dan sensasi berbeda.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku 20 Peluang Bisnis Makanan, steak umumnya berbahan dasar daging. Jenis daging yang biasa digunakan sebagai steak adalah daging sapi yang berasal dari sapi perah dan sapi potong.
Steak mempunyai tingkat kematangan yang dapat dipilih sesuai selera. Apa saja tingkat kematangan tersebut?

Tingkat Kematangan Steak yang Harus Diketahui

Ilustrasi Tingkat Kematangan Steak. Sumber: Unsplash
Berikut ini berbagai tingkat kematangan steak yang dapat dipilih sesuai selera:

1. Rare

Tingkat kematangan rare pada steak memberi kesan paling juicy. Meski demikian, sebagian besar orang Asia tidak cocok memakan steak rare karena tidak terbiasa memakan daging mentah.
Steak dengan tingkat kematangan rare berwarna kecoklatan di bagian samping yang sedikit hangus pada bagian luarnya. Sedangkan, pada bagian dalam steak masih berwarna merah terang khas daging mentah.
ADVERTISEMENT

2. Medium Rare

Medium rare menjadi tingkat kematangan steak yang banyak disukai karena masih berair dengan bagian dalam lembut namun bertekstur keras pada bagian luarnya. Di bagian luar, steak berwarna coklat karena dikaramelisasi.
Biasanya, steak medium rare dipanggang pada suhu 55 sampai 57 derajat Celcius, dipanggang dengan meletakkan steak di atas api selama 5 menit. Setelah itu steak dapat dibalik dan dipanggang kembali selama 4 menit.

3. Medium

Tingkat kematangan steak berikutnya adalah medium, daging mempunyai tekstur kencang ketika disentuh serta mengeluarkan tetesan merah saat digigit atau dipotong. Pada bagian luar daging berwarna coklat namun tidak hangus.
Kelebihan dari tingkat kematangan steak ini adalah daging sudah matang tapi tetap memberi kesan juicy saat dimakan. Biasanya, steak ini dipanggang pada suhu 60 sampai 66 derajat Celcius selama 6 menit kemudian dibalik dan dipanggang kembali selama 4 menit.
ADVERTISEMENT

4. Medium Well

Medium well menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang merasa geli ketika melihat daging merah namun tetap ingin merasakan sensasi juicy. Warna steak satu ini merah muda pucat pada bagian dalam dan coklat keabuan pada luarnya.
Tekstur dari steak medium well agak keras dan kencang namun empuk pada bagian dalam. Biasanya, steak ini dipanggang pada suhu 68 sampai 74 derajat Celcius.

5. Well Done

Tingkat kematangan steak well done menjadi daging yang paling banyak disukai orang Indonesia. Di antara seluruh tingkat kematangan, daging ini yang paling matang dan mempunyai warna coklat keabuan pada semua bagian dagingnya.
Tekstur steak well done agak kering dan kaku. Umumnya, daging ini dipanggang pada suhu 77 derajat Celcius atau lebih dengan dipanggang selama 10 hingga 12 menit.
ADVERTISEMENT
Itulah sekilas pembahasan mengenai tingkat kematangan steak.(LAU)