6 Cara Membuat Bonsai Bambu Jepang secara Mudah dan Tepat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bonsai merupakan seni kerajinan dari negeri Sakura, Jepang yang sekarang menjadi incaran banyak orang, terutama bonsai bambu. Tidak heran jika banyak yang penasaran dengan cara membuat bonsai bambu Jepang secara efektif.
Pada dasarnya, bonsai bambu mulai ditanam berumpun menyerupai gaya hidup pohon bambu kuning. Jika bambu biasanya sering digunakan untuk berbagai bahan kerajinan furniture, sekarang banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias.
Dikutip dari buku Master Percakapan Bahasa Jepang karya Muryani J Semita dan Aiko Megumi, di bawah ini ada beberapa cara mudah membuat bonsai bambu.
Cara Membuat Bonsai Bambu Jepang
Bonsai bambu termasuk salah satu tanaman bonsai yang cukup mudah dibudidayakan, apalagi bagi pemula. Beberapa tata cara membuat bonsai bambu Jepang yang mudah untuk diterapkan di rumah di antaranya:
1. Menyiapkan Media Tanam
Pertama, siapkan pot sesuai ukuran tanaman dan jangan lupa persiapkan media tanamnya. Media tanam tersebut terdiri dari pasir sungai, tanah lempung, hingga kompos dalam perpaduan yang pas.
2. Pindahkan Tunas secara Hati-hati
Kemudian pindahkan tunas bambu kuning berkualitas ke dalam pot secara hati-hati karena ukurannya masih kecil gampang mati. Tekan tanah secara perlahan-lahan agar tunas bambu didalamnya tidak mudah roboh.
3. Percikkan Air secara Merata
Jika tunas sudah tertanam dengan baik di tanah, maka percikkan air secara merata ke seluruh media dengan penuh kehati-hatian. Hindari membuat media tergenang banyak air, cukup membuat kondisinya lembab saja.
4. Letakkan di Tempat Teduh
Selama beberapa hari awal, tepatnya 7 hari setelah pemindahan tunas ke pot, maka tempatkan di tempat teduh terlebih dahulu. Tujuannya adalah menjaga kelembaban tanaman, bisa juga dengan membungkus tanaman menggunakan kantong plastik besar.
5. Lakukan Penyiraman Rutin
Penyiraman perlu dilakukan secara rutin sebanyak 3 kali sehari pada saat musim panas. Sebaiknya hanya semprotkan air untuk membasahi media tanam, bahkan penyiraman langsung dengan air hujan lebih direkomendasikan.
6. Perawatan Bonsai
Hal lain yang tidak kalah penting adalah perawatan bonsai bambu, di mana harus dilakukan pemberian pupuk secara berkala. Bahkan penting untuk menyemprotkan pembasmi hama tanaman secara teratur agar tanaman bonsai tetap tumbuh optimal.
Itulah beberapa cara membuat bonsai bambu Jepang yang mudah diterapkan di rumah untuk hasil maksimal. (DSI)
