6 Jenis Ikan Air Tawar Indonesia yang Banyak Dibudidayakan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis ikan air tawar Indonesia di antaranya ikan lele, gabus, mujair, sampai patin. Sebagian besar memiliki nilai jual tinggi dan termasuk ikan konsumsi favorit.
Mari simak jenis ikan air tawar Indonesia yang relatif mudah dan banyak dibudidayakan berikut ini.
Jenis-jenis Ikan Air Tawar Indonesia yang Banyak Dibudidayakan
Dilansir dari p2k.stekom.ac.id, ikan air tawar adalah jenis ikan yang hidup di air tawar baik itu sungai, kolam, maupun danau. Ikan air tawar memiliki perbedaan dengan ikan air laut. Salah satunya bisa dilihat dari aromanya.
Bau amis ikan laut seperti air laut, sementara amis ikan air tawar mirip dengan aroma lumpur atau tanah. Selain itu, perkembangan ginjal ikan air tawar juga cukup baik. Ikan ini umumnya mempunyai ginjal berukuran besar.
Berikut jenis-jenis ikan air tawar Indonesia yang banyak dibudidayakan.
1. Ikan Lele
Lele adalah ikan berkumis yang hidup di air tawar dan mempunyai tubuh licin. Bentuk ikan ini agak pipih memanjang, tidak bersisik, dengan warna abu-abu atau hitam.
Termasuk spesies ikan nokturnal, lele mempunyai alat pernapasan tambahan yang memudahkannya bernapas di air dengan kadar oksigen rendah. Budidaya ikan lele relatif mudah dilakukan dan menjanjikan keuntungan lumayan.
2. Ikan Patin
Patin berukuran panjang keperakan dengan punggung kebiruan. Kepala patin relatif kecil dan tubuhnya tidak mempunyai sisik. Mulut ikan ada di ujung kepala agak ke bawah. Ikan ini relatif mudah dibudidayakan dan dipasarkan.
3. Ikan Gabus
Selanjutnya ada ikan gabus yang mempunyai kandungan gizi cukup tinggi dibandingkan jenis ikan air tawar lainnya. Ikan ini menyukai udang, cacing, hingga katak.
Salah satu manfaat ikan gabus adalah mampu mempercepat penyebuhan luka operasi. Budidaya ikan gabus bisa dilakukan dalam kolam terpal atau jenis kolam lain yang mudah dibuat dan lebih murah.
4. Ikan Mujair
Ikan ini sekilas mirip nila sehingga orang-orang sulit membedakannya. Mempunyai rasa sama-sama enak dan banyak dijual di pasaran, ikan mujair tampak lebih pendek dari nila dan agak pipih. Tubuhnya juga dipenuhi corak lingkaran hitam dengan sirip punggung kemerahan.
5. Ikan Gurami
Gurami termasuk famili ikan labirin (Anabantidae) yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Meski begitu, pertumbuhan ikan gurami relatif lambat dibanding jenis ikan air tawar yang lain. Bentuk tubuhnya pipih, tertutup sisik kuat, dengan tepian agak kasar.
6. Ikan Nila
Ikan nila pun termasuk jenis ikan yang mudah dibudidayakan dan menguntungkan. Pembudidayaan dapat dilakukan di tambak, kolam terpal, kolam semen, sampai keramba. Ikan air tawar ini memiliki tubuh kehitaman atau keabuan dengan pita-pita gelap melintang yang akan makin kabur tatkala ikan beranjak dewasa. Nama ikan ini diambil dari Sungai Nil, tempat awalnya ikan ditemukan.
Itulah ragam jenis ikan air tawar Indonesia yang banyak dibudidayakan. Kebanyakan merupakan ikan konsumsi dengan nilai ekonomi cukup tinggi. (DN)
