Konten dari Pengguna

6 Jenis Muntah Kucing, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis Muntah Kucing. Sumber: FOX/Pecels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis Muntah Kucing. Sumber: FOX/Pecels.com

Hewan lucu dan menggemaskan seperti kucing juga bisa muntah layaknya manusia. Ada beberapa jenis muntah kucing dengan penyebab yang berbeda-beda.

Biasanya sebelum kucing muntah, kucing akan mengalami mual dan susah makan. Bukan hanya itu, kucing akan mengeluarkan batuk, suara serak, dan banyak mengeluarkan air liur. Agar lebih jelas tentang muntah kucing, simak ulasan berikut!

6 Jenis Muntah Kucing

Ilustrasi Jenis Muntah Kucing. Sumber: umit ozbek/Pexels.com

Desi Saraswati dalam buku berjudul 242 Tips Merawat Binatang Kesayangan menjelaskan bahwa terdapat beberapa kondisi kenapa kucing mengalami muntah, misalnya memberikan tulang ikan ke kucing dan ini membuat kucing tersedak, kemudian muntah.

Ada hal lain pula yang menjadi penyebab kucing muntah sekaligus cara mengatasinya, yaitu:

1. Muntah Darah

Kondisi ini terjadi akibat gangguan di saluran pencernaan, mulai infeksi, luka, iritasi, dan masuknya benda asing. Jika kamu menemukan masalah kucing muntah darah, segera bawa kucing ke dokter hewan untuk mengetahui penyebab dan pengobatan pastinya.

2. Muntah Putih Berbusa

Jika kucing muntah putih berbusa, menunjukkan lapisan lambung maupun usus halus kucing sedang radang. Hal ini membuat cairan atau lendir dalam perut keluar lewat muntahan. Penyakit yang mengakibatkan muntah putih berbusa, seperti radang lambung, gangguan pencernaan dan lainnya.

3. Muntah Cairan Warna Bening atau Air

Muntah ini bisa menjadi tanda penyakit serius, seperti panleukopenia. Jadi, saat kucing mengalami muntah cairan bening lebih dari dua kali sehari, kemudian kucing mengalami nafsu makan menurun dan diare. Segera periksakan ke dokter hewan untuk penanganan lebih lanjut.

4. Hairballs

Muntah hairballs adalah hal normal pada kucing. Sebab, kucing menjilati bulunya kemudian bulu tersebut tertelan. Selanjutnya bulu yang masuk dalam pencernaan dikeluarkan lewat tinja dan muntahan.

Supaya kucing tidak kebanyakan menelan bulunya, sisir bulu kucing dengan rutin untuk mengurangi kerontokan bulu. Jangan lupa mandikan kucing dengan teratur supaya bulunya sehat dan tidak gampang rontok.

5. Muntah Kuning

Muntah kuning terjadi akibat cairan empedu dan menunjukkan perut kucing sedang kosong. Penyebab lainnya, karena kucing punya penyakit radang pankreas, penyakit hati, gagal ginjal dan sebagainya.

6. Muntah Makanan

Muntah makanan terjadi karena kucing kebanyakan makan, biasanya kucing akan muntah dalam bentuk padat. Lakukan teknik puzzle untuk mengatasi kucing muntah makanan.

Misalnya, berikan tantangan kepada kucing sebelum makan dengan mengambil benda maupun mengejar bola. Maka, kucing akan terbiasa makan dengan perlahan dan tidak kebanyakan.

Demikianlah jenis muntah kucing hingga cara mengatasinya. Semoga bermanfaat! (EK)