Konten dari Pengguna

6 Penyebab Burung Perkutut Malas Bunyi dan Solusinya

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
2 April 2025 20:13 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi penyebab burung perkutut malas bunyi. Pixabay/AldinoM.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab burung perkutut malas bunyi. Pixabay/AldinoM.
ADVERTISEMENT
Suara merdu dari burung perkutut menjadi hal yang dinanti. Namun, terkadang burung yang biasanya rajin bersuara tiba-tiba menjadi pendiam. Memahami penyebab burung perkutut malas bunyi menjadi langkah penting agar bisa mengambil tindakan yang tepat.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari buku Petunjuk Pemelihaaran Perkutut, Agromedia (2002), perkutut merupakan burung yang cukup sensitif terhadap lingkungan, pola makan, hingga kondisi kesehatan. Jika hal itu, terganggu, maka performa suara burung juga akan menurun.

Penyebab Burung Perkutut Malas Bunyi

Ilustrasi penyebab burung perkutut malas bunyi. Pixabay/Morfeoleonci.
Ketika pemilik burung mengetahui penyebab burung perkutut malas bunyi maka akan semakin mudah untuk mengambil tindakan. Beberapa penyebab umum yang sering dijumpai antara lain sebagai berikut ini.

1. Lingkungan Baru atau Tidak Nyaman

Perkutut yang baru dipindahkan ke tempat baru akan merasa asing dan mudah stres. Kondisi bising, terlalu banyak orang lalu-lalang, atau keberadaan hewan predator juga bisa membuatnya tidak tenang.
Oleh karena itu, letakkan kandang di tempat yang tenang, cukup terang, dan jauh dari gangguan. Selain itu juga berikan waktu adaptasi selama beberapa hari supaya perkutut bisa menyesuaikan dengan lingkungan barunya.
ADVERTISEMENT

2. Kurang Sinar Matahari

Burung yang jarang dijemur biasanya mengalami penurunan vitalitas dan malas bunyi. Paparan sinar matahari sangat berperan penting untuk metabolisme dan memperbaikiburun mood burung.
Untuk mengatasinya, cukup pindahkan burung perkutut bersama sangkarnya secara rutin setiap pagi selama 30–60 menit di ruang terbuka.

3. Pakan Tidak Bervariasi

Pakan yang kurang bernutrisi atau tidak variatif dapat menyebabkan perkutut kurang energi dan enggan berbunyi. Oleh karena itu memberikan pakan berkombinasi seperti milet merah, milet putih, canary seed, atau pakan alami perlu dilakukan oleh pemilik burung.

4. Burung Sedang Mabung

Mabung merupakan kondisi di mana terjadi pergantian bulu burung yang rusak dengan bulu baru yang lebih segar. Pada kondisi ini, perkutut secara alami akan lebih pasif dan mengurangi aktivitas berkicau.
Jika demikian, maka biarkan burung istirahat total. Hindari penjemuran berlebih dan kurangi gangguan. Selain itu, fokuslah pada pemberian pakan yang mendukung pertumbuhan bulu.
ADVERTISEMENT

5. Gangguan Kesehatan

Burung yang terserang penyakit seperti cacingan, infeksi saluran pernapasan, atau masalah pencernaan akan terlihat lemas dan enggan bersuara.
Pemilik burung perlu melakukan pemeriksaan pada kondisi fisik dan kotorannya secara berkala. Jika ada gejala mencurigakan, segera konsultasikan ke dokter hewan atau berikan obat herbal khusus burung.

6. Faktor Usia atau Genetik

Burung yang terlalu muda belum memiliki suara yang kuat. Sebaliknya, jika burung perkutut sudah terlalu tua maka kemampuan berkicaunya mulai berkurang. Selain itu, tidak semua perkutut memiliki genetik suara yang baik.
Sebelum memeliharanya, pemilik burung perlu memilih perkutut dari trah suara yang bagus. Jika burung masih muda, maka bersabarlah hingga usianya matang (5–6 bulan ke atas).
Itulah penyebab burung perkutut malas bunyi yang perlu dipahami para pencinta burung satu ini. Semoga bermanfaat! (rudin)
ADVERTISEMENT