6 Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran yang Harus Dilakukan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahapan budidaya tanaman sayuran meliputi enam proses yang perlu dilakukan secara berurutan. Enam proses tersebut meliputi pembibitan, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, panen, serta perlakuan pascapanen.
Tahap pembibitan merupakan proses penting untuk mendapatkan tanaman serta hasil panen berkualitas. Ciri dari bibit tanaman sayuran yang bagus adalah mempunyai daya kecambah 80%.
Simak pembahasan mengenai tahapan budidaya tanaman sayuran yang benar dalam ulasan berikut ini.
6 Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran
Sayuran merupakan jenis makanan yang diperlukan oleh manusia karena memiliki banyak nutrisi, seperti vitamin, mineral, dan serat. Oleh karena itu, tidak heran jika sayuran menjadi salah satu tanaman budidaya yang banyak digemari.
Budidaya tanaman sayuran pun meliputi enam tahap penting. Berikut adalah enam tahapan budidaya tanaman sayuran.
1. Pembibitan
Pembibitan adalah tahap penting untuk memperoleh tanaman dan hasil panen yang berkualitas.
Mengutip dari buku Prakarya & Kewirausahaan karya Fahrurrozi dan Mispandi (2021: 89), benih harus bersih dari benda asing dan memiliki daya kecambah minimal 80%.
Jika daya kecambah benih di bawah persentase tersebut, pelaku budidaya perlu menggantinya. Prinsipnya, lebih baik menambah biaya mengganti benih biasa menjadi benih terbaik daripada merugi karena benih gagal tumbuh pada tahap pemeliharaan.
2. Pengolahan Tanah
Tahap pengolahan tanah meliputi tahap pembuatan saluran air dan penggemburan tanah. Tujuannya, supaya nanti tanaman tidak tergenang oleh air sehingga terhindar dari risiko tanaman busuk.
3. Penanaman
Setelah tanah siap, tahapan selanjutnya adalah melakukan penanaman. Pelaku budidaya perlu memperhatikan jenis tanaman karena berbeda tanaman berbeda juga ketentuan jarak penanamannya.
4. Pemeliharaan
Setelah tanaman sayuran tertanam, tahap selanjutnya adalah pemeliharaan. Tahap pemeliharaan, meliputi:
Penyiraman tanaman.
Penyiangan hama atau gulma.
Pemupukan tanaman.
Pemotongan pada bagian tanaman yang terinfeksi penyakit atau kering.
5. Panen
Tahap panen tanaman sayuran berbeda-beda. Jadi, pelaku budidaya perlu mengenal usia ideal untuk melakukan pemanenan serta cara untuk memanennya, seperti dipetik, dicabut, dipotong, dan lain-lain.
6. Perlakuan Pascapanen
Mengutip dari buku yang sama, Fahrurrozi dan Mispandi (2021: 92), perlakuan pascapanen perlu diperhatikan agar kualitas produk tetap terjaga. Tahapan pascapenen, yaitu:
Pengumpulan hasil panen.
Penyortiran dan penggolongan berdasarkan ukuran dan umur tanaman.
Penyimpanan hasil panen di tempat yang bersih dengan kadar air tertentu.
Kesimpulannya, tahapan budidaya tanaman sayuran meliputi pembibitan, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, panen, dan perlakuan pascapanen. Keenam tahap tersebut perlu dilakukan dengan tepat agar menghasilkan panen berkualitas. (AA).
