6 Tips Merebus Jengkol Supaya Empuk dan Tidak Bau dengan Praktis

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jengkol adalah salah satu bahan makanan khas Indonesia. Namun, tantangan utama dalam mengolah jengkol adalah menghilangkan bau menyengat. Sehingga tips merebus jengkol supaya empuk dan tidak bau harus diterapkan.
Dikutip dari ciputra.ac.id, jengkol bisa diolah menjadi sajian lezat seperti semur jengkol, balado, atau rendang. Jengkol banyak disukai karena rasanya yang khas dan teksturnya yang unik.
Pada saat proses memasak perlu kehati-hatian agar membuatnya empuk tanpa merusak rasa.
Tips Merebus Jengkol Supaya Empuk dan Tidak Bau
Di bawah ini adalah beberapa tips merebus jengkol supaya empuk dan tidak bau dengan praktis yang bisa dicoba di rumah.
1. Pilih Jengkol yang Segar
Langkah awal yang penting adalah memilih jengkol yang masih segar dan tua. Jengkol tua biasanya memiliki tekstur lebih padat dan rasa yang lebih kuat.
Hindari jengkol yang terlalu muda karena dagingnya masih keras dan bau lebih menyengat.
2. Rendam dalam Air Semalaman
Sebelum direbus, rendam jengkol dalam air bersih selama semalaman. Tujuannya adalah untuk mengurangi bau menyengat sekaligus membuat jengkol lebih lunak.
Ganti air rendaman setidaknya dua kali agar proses netralisasi bau lebih maksimal.
3. Rebus dengan Daun Salam dan Serai
Untuk menghilangkan bau jengkol, rebus dengan tambahan daun salam dan serai. Daun salam berfungsi menetralisir aroma menyengat, sementara serai memberikan aroma segar alami.
Ibu di rumah juga bisa menambahkan lengkuas atau daun jeruk untuk hasil yang lebih maksimal.
4. Gunakan Air Cucian Beras atau Air Kelapa
Air cucian beras atau air kelapa bisa digunakan sebagai alternatif air rebusan. Kandungan zat dalam air ini mampu melunakkan jengkol sekaligus mengurangi baunya. Rebus jengkol dalam air cucian beras selama 30–60 menit hingga empuk.
5. Geprek Jengkol Setelah Direbus
Setelah jengkol empuk, geprek perlahan menggunakan ulekan atau bagian belakang pisau. Cara ini akan membuat bumbu mudah meresap saat dimasak kembali dan teksturnya lebih nikmat saat disantap.
6. Rebus Dua Kali Jika Perlu
Jika bau masih menyisa setelah perebusan pertama, rebus kembali dengan air baru dan tambahan rempah. Proses ini akan mengurangi bau dengan efektif tanpa mengurangi cita rasa jengkol.
Dengan mengikuti tips merebus jengkol supaya empuk dan tidak bau di atas, siapa pun di rumah bisa menikmati jengkol yang empuk dan tidak bau secara praktis. (Aya)
Baca juga: 4 Penyebab Gulai Cepat Basi dan Cara Memasaknya dengan Tepat agar Tahan Lama
