7 Cara Memilih Prenjak Ombyokan untuk Dipelihara

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Burung prenjak adalah salah satu favorit para kolektor burung kicauan. Burung ini memiliki tubuh mungil dan mampu terbang cepat untuk menghindari bahaya. Cara memilih prenjak ombyokan atau anakan tidak boleh sembarangan karena bisa memengaruhi kualitas bunyi yang dikeluarkan nanti.
Berikut ulasan tentang cara memilih prenjak ombyokan yang bisa dilakukan sebelum membeli burung jenis ini.
Cara Memilih Prenjak Ombyokan
Dikutip dari buku Burung Ocehan Populer karya Rusli Turut, burung prenjak diminati oleh masyarakat karena harga jual yang rendah, tapi sangat langka di pasaran.
Burung prenjak memiliki beberapa jenis, antara lain rawa, upcher, rupell, misai, narmora, belalang, leher putih, dan lain sebagainya.
Burung prenjak memiliki kicauan yang lantang dan nyaring. Burung ini biasanya dipelihara untuk menjadi burung masteran atau diikutkan dalam lomba.
Burung prenjak biasa dijual dengan ombyokan di pasar hewan. Oleh karena itu, pembeli harus bisa memilih prenjak yang baik agar memberi hasil yang baik pula.
Berikut cara memilih prenjak ombyokan yang baik agar bisa dipelihara:
Pilihlah jenis kelamin jantan dengan bulu bagian leher sampai dada berwarna abu-abu dengan paruh berwarna hitam.
Pilihlah prenjak dengan kondisi tubuh sehat dan utuh tanpa cacat.
Prenjak yang aktif bergerak dan dominan di antara burung prenjak lainnya di dalam kandang juga termasuk pilihan yang harus diperhatikan.
Pilihlah prenjak dengan tubuh yang tegap, panjang, dan ramping dengan sayap yang rapat dan kaki yang mencengkram kuat.
Pemilik perlu memperhatikan bahwa prenjak yang dipilih memiliki bentuk kepala besar dengan mata besar dan melotot juga posisi lubang hidung yang dekat dengan mata.
Selain itu, ciri lainnya yang perlu diperhatikan yakni, bentuk paruh panjang dan tebal dengan leher yang panjang dan padat.
Kemudian pilih juga prenjak yang mengeluarkan suara meskipun hanya sepotong karena prenjak demikian biasanya lebih cepat berbunyi.
Setelah mendapatkan burung prenjak ombyokan yang unggul, maka jangan lupa untuk melakukan perawatan dengan baik dan benar juga untuk menjaga kondisi burung juga suara yang dihasilkan.
Selain karena bunyinya, kicauan burung prenjak ternyata dipercaya memiliki arti atau pertanda khusus didasarkan pada primbon Jawa, antara lain adalah kedatangan tamu.
(SP)
