Konten dari Pengguna

7 Ciri-Ciri Kucing Susah BAB Beserta Cara Mengatasinya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri kucing susah BAB. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri kucing susah BAB. Sumber: pixabay

Tidak berbeda seperti manusia, kucing juga bisa mengalami susah BAB. Oleh karena itu, ciri-ciri kucing susah BAB beserta cara mengatasinya perlu diketahui.

Dikutip dari buku Hidup Sehat Bersama Kucing Kesayangan karya Nurheti Yuliarti, kucing susah BAB umumnya menunjukkan tanda-tanda nyeri ketika mencoba untuk buang air besar dan dapat disertai dengan usaha yang berlebihan untuk buang air besar.

Pada artikel ini, akan menjelaskan ciri-ciri kucing susah BAB beserta cara mengatasinya.

Ciri-Ciri Kucing Susah BAB

Ilustrasi ciri-ciri kucing susah BAB. Sumber: pixabay

Tanda-tanda sembelit atau susah BAB pada kucing umumnya mudah terlihat atau mudah dikenali yang ditandai dengan ciri sebagai berikut.

  1. Mengejan dan kesulitan buang air besar.

  2. Merasa sakit saat buang air besar.

  3. Frekuensi buang air besar menjadi berkurang.

  4. Produksi feses berbentuk kecil dan kering.

  5. Peningkatan kunjungan ke baki kotoran dengan mengejan, namun tidak ada kotoran yang keluar.

  6. Kadang-kadang jika kondisi sudah masuk ke tahap obstipasi, kucing mengeluarkan cairan feses yang terlihat seperti diare. Hal ini terjadi karena kotoran yang tertahan mengiritasi lapisan usus besar dan merangsang beberapa sekresi cairan.

  7. Dalam kasus yang lebih parah, kucing dapat kehilangan nafsu makan dan muntah.

Cara Mengatasi Kucing Susah BAB

Berikut penjelasan cara mengatasi kucing susah BAB.

1. Meningkatkan Konsumsi Air

Karena dehidrasi berpengaruh besar pada susah buang air besar, minum lebih banyak air dan tetap terhidrasi dengan baik membantu mencegah susah BAB.

Kucing tidak pandai minum air yang tergenang sehingga cara yang terbaik dalam meningkatkan konsumsi air dan menjaganya agar tetap terhidrasi dengan baik adalah memberi kucing makanan basah.

Hal tersebut dapat membantu meningkatkan asupan air sehingga mengurangi risiko sembelit.

2. Mengubah Pola Makan

Alergi makanan dapat menyebabkan radang usus serta susah BAB pada kucing. Mengubah sumber protein pada makanan kucing dapat mengurangi peradangan yang membuat usus bergerak lebih normal sehingga mengurangi sembelit.

3. Mempertahankan Berat Badan Kucing yang Sehat

Obesitas menyebabkan peradangan usus yang mengakibatkan kinerja usus melambat. Terdapat begitu banyak lemak di perut yang secara fisik menghambat pergerakan tinja.

Dokter hewan dapat membantu mengetahui apakah kucing perlu menurunkan berat badan dan membuat rencana diet.

Demikian penjelasan ciri-ciri kucing susah BAB beserta cara mengatasinya. (ARH)