7 Pantangan Merawat Cucak Ijo yang Tidak Boleh Dilanggar

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Burung cucak hijau merupakan salah satu jenis burung kicau yang kerap dijadikan sebagai peliharaan.
Bagi pemula yang baru memulai, penting untuk mengetahui berbagai pantangan merawat cucak ijo yang tidak boleh dilanggar. Apa saja? Simak pembahasannya di sini.
Pantangan Merawat Cucak Ijo
Dimas Prasetyo dalam buku berjudul Panduan Budi Daya dan Pemasteran Cucak Hijau menjelaskan bahwa cucak ijo merupakan jenis burung kicauan yang mempunyai bulu berwarna hijau dengan bagian bawah paruh warnanya hitam.
Burung ini banyak dijumpai di kawasan hutan Pulau Kalimantan, Jawa, Bali, dan Sumatra dengan jenis berbeda-beda.
Cucak ijo banyak dijadikan sebagai peliharaan karena keunikan tubuh dan keindahan suaranya.
Bagi yang tertarik untuk memeliharanya, penting untuk mengetahui apa saja yang jadi pantangan dalam merawat cucak ijo. Berikut penjelasannya.
Jangan membangunkan burung cucak ijo yang sedang tidur secara tiba-tiba. Karena cucak ijo bisa mati mendadak karena kaget. Agar lebih aman, tunggu sampai burung cucak ijo bangun sendiri.
Jangan mengajak main burung cucak ijo dengan cara bersiul. Burung ini mudah meniru suara yang didengar. Jika pemilik sering mengajak komunikasi dengan bersiul, hal ini bisa merusak suara kicaunya.
Ketika memandikan cucak ijo jangan disemprot pada area wajah. Pemandian terbaik lakukan di keramba supaya suara kicaunya tetap maksimal. Memandikan cucak ijo dengan cara disemprot bisa membuatnya takut dan stres.
Jangan menaruh cucak ijo pada lokasi dengan nyala lampu terang tanpa kerodong. Cucak ijo bisa dengan mudah menangkap sembarang serangga yang dikhawatirkan beracun dan bisa mempengaruhi kesehatan cucak ijo.
Jangan memberikan pakan jangkrik secara langsung dan kebanyakan. Lebih baik taruh jangkrik pada tempat makannya agar dimakan sendiri. Berikan secukupnya saja, pemberian yang kebanyakan akan membuat cucak ijo over birahi.
Jangan mengkerodong burung cucak ijo terus-menerus. Cara ini bisa mengurangi keaktifan cucak ijo dan mereka cenderung senang diam daripada berkicau.
Jangan membiarkan cucak ijo over birahi dengan menempatkannya pada lokasi yang mudah bertemu dengan burung lain. Di mana hal ini bisa memicu birahi cucak ijo semakin meningkat. Dampaknya, cucak ijo akan semakin manja dan kicauannya berkurang.
Demikianlah beberapa pantangan merawat cucak ijo yang harus diketahui dan tidak boleh dilanggar. (eK)
