8 Cara Merawat Peace Lily yang Layu agar Cepat Segar

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
23 Mei 2024 23:05 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ilustrasi Peace Lily (Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi Peace Lily (Pixabay)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Tanaman Peace Lily merupakan salah satu pilihan populer bagi banyak pecinta tanaman hias karena keindahan daun hijau mengkilap dan bunga putihnya yang elegan.
ADVERTISEMENT
Namun, terkadang Peace Lily bisa tampak layu dan kurang sehat. Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk mengetahui cara merawat Peace Lily yang layu agar cepat segar. Simak pembahasannya di sini.

Mengenal Peace Lily

ilustrasi Peace Lily (Pixabay)
Mengutip buku Plant Witchery karya Juliet Diaz, Peace Lily (Spathiphyllum wallisii) adalah tanaman tropis yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan.
Tanaman ini dikenal karena kemampuannya untuk tumbuh dalam kondisi cahaya rendah dan kemudahan perawatan.
Namun, Peace Lily tetap memerlukan perhatian khusus agar tetap sehat dan segar.
Tanaman ini menyukai kelembapan tinggi dan tanah yang selalu lembab, tetapi tidak basah. Selain itu, Peace Lily juga sensitif terhadap perubahan suhu dan kualitas udara.

Berbagai Cara Merawat Peace Lily yang Layu

Berikut adalah beberapa cara merawat Peace Lily yang layu agar cepat segar kembali.
ADVERTISEMENT

1. Penyiraman yang Tepat

Penyiraman adalah kunci utama dalam merawat Peace Lily. Tanaman ini memerlukan air yang cukup agar tanahnya tetap lembab.
Penyiraman sebaiknya dilakukan sekali seminggu, namun frekuensinya bisa bervariasi tergantung pada kondisi lingkungan.

2. Cek Kelembapan Tanah

Selalu cek kelembapan tanah sebelum menyiram. Caranya, masukkan jari ke dalam tanah sekitar 1-2 inci.
Jika tanah terasa kering, segera siram tanaman. Namun, jika masih lembab, tunda penyiraman agar tidak berlebihan.

3. Kelembapan Udara yang Tepat

Jika udara di dalam ruangan terlalu kering, gunakan humidifier atau letakkan tanaman di atas nampan berisi air dan kerikil untuk meningkatkan kelembapan di sekitarnya.
Menyemprot daun dengan air secara teratur juga bisa membantu menjaga kelembapan dan membersihkan debu.

4. Pencahayaan yang Cukup

Peace Lily tumbuh baik di bawah cahaya tidak langsung. Terlalu banyak sinar matahari langsung dapat membuat daun terbakar dan layu.
ADVERTISEMENT
Tempatkan tanaman di dekat jendela yang mendapatkan cahaya terang tetapi tidak langsung.

5. Suhu yang Sesuai

Pastikan Peace Lily berada pada suhu antara 18-26°C. Hindari menempatkan tanaman di dekat sumber panas atau area dengan udara dingin yang ekstrem. Karena perubahan suhu yang drastis dapat menyebabkan stres pada tanaman dan membuatnya layu.

6. Pemupukan

Pupuk cair yang seimbang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan Peace Lily. Berikan pupuk setiap 6 minggu sekali selama musim tumbuh, yaitu musim semi dan musim panas.
Hindari pemberian pupuk yang berlebihan, karena dapat merusak akar dan tanaman.

7. Pencegahan Penyakit dan Hama

Periksa daun dan batang Peace Lily secara rutin untuk tanda-tanda hama seperti kutu putih atau tungau laba-laba.
Gunakan insektisida organik atau sabun insektisida jika diperlukan.
Jika daun menguning atau menunjukkan tanda-tanda infeksi jamur, potong bagian yang terinfeksi dan pastikan tanaman tidak terlalu basah.
ADVERTISEMENT

8. Pemangkasan

Pemangkasan daun yang layu atau mati sangat penting untuk merangsang pertumbuhan baru dan menjaga tanaman tetap sehat.
Itulah berbagai cara merawat Peace Lily yang layu ini agar tanaman tersebut bisa kembali segar. (AZS)