Konten dari Pengguna

8 Manfaat Asam Amino untuk Tanaman dan Cara Pakainya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi manfaat asam amino untuk tanaman. Sumber foto: Pexels/Vind
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manfaat asam amino untuk tanaman. Sumber foto: Pexels/Vind

Manfaat asam amino untuk tanaman cukup banyak. Pasalnya, asam amino merupakan zat yang mengatur hormon tumbuh kembang tanaman.

Hormon-hormon tersebut di antaranya auxin, cytokini, dan hormon giberalin. Auxin berfungsi untuk merangsan pertumbuhan akar. Cytokini berfungsi untuk proses pertumbuhan tunas. Sementara hormon giberalin bermanfaat untuk pembentukan bunga.

Ketiga hormon tersebut merupakan sesuatu yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang tanaman.

Manfaat Asam Amino untuk Tanaman

Ilustrasi manfaat asam amino untuk tanaman. Sumber foto: Pexels/Ceyda Çiftci

Dikutip dari buku Sukses UN Kimia, Nana Sutresna dkk menjelaskan bahwa asam amino adalah senyawa yang mengandung gugus asam karboksilat (-COOH) dan gugus amino (-NH).

Untuk mengetahui beberapa manfaat asam amino untuk tanaman, simak penjelasan di bawah ini.

  1. Asam amino merupakan bahan baku sebagai pertumbuhan hormon.

  2. Asam amino bermanfaat untuk meningkatkan kandungan klorofil sehingga proses fotosintesisnya menjadi cepat.

  3. Menambah zat pengikat unsur mikro.

  4. Asam amino berkasiat untuk meningkatkan aktivitas mikroba tanah.

  5. Membuat tumbuhan cepat tumbuh.

  6. Meningkatkan daya tahan tumbuh tanaman. Sehingga dapat terhindar dari stress. Terutama untuk tanaman-tanaman yang diimpor.

  7. Membantu memperbaiki kualitas tanah.

  8. Asam amino bermanfaat untuk membuka stomata. Yang mana hal tersebut membuat tanaman lebih efektif dalam mengambil air dan nutrisi.

Cara Pakai Asam Amino

Cara pakai asam amino sebenarnya hampir sama dengan cara pakai obat tumbuhan pada umumnya. Selain itu, pada kemasannya juga sudah tertulis petunjuk pemakaian yang benar.

Untuk tanaman yang masih kecil diperlukan 3 hingga 5 sendok makan per liter setiap 10 hari sekali. Jika tanaman sudah tumbuh tinggi bahkan sudah hampir berbuah, diberikan 5 sendok makan per liter setiap 30 hari sekali.

Jika asam amino digunakan untuk dedaunan, takarannya lebih sedikit lagi. Yaitu hanya berkisar 1 sendok makan perliter.

Dari penjelasan di atas dapat ditarik garis simpul bahwa, asam amino merupakan zat atau obat yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang tanaman. Terutama tanaman-tanaman yang berasal dari luar negeri yang notabene memiliki cuaca dan keadaan tanah yang berbeda dari Indonesia. (dai)